Kisah Kuda Przewalski: Kembali ke Habitat Setelah Punah di Tangan Manusia

Kisah Kuda Przewalski: Kembali ke Habitat Setelah Punah di Tangan Manusia

Ikhsan Medium.jpeg

Jumat, 26 September 2025 – 04:05 WIB

Kuda-kuda Przewalski terlihat di Cagar Alam Nasional Danau Barat Dunhuang di Dunhuang, Provinsi Gansu, China barat laut, pada 24 September 2025. (Foto: Xinhua/Lang Bingbing)

Kuda-kuda Przewalski terlihat di Cagar Alam Nasional Danau Barat Dunhuang di Dunhuang, Provinsi Gansu, China barat laut, pada 24 September 2025. (Foto: Xinhua/Lang Bingbing)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Ada kisah mengharukan dari sebuah cagar alam di China barat laut. Di Cagar Alam Nasional Danau Barat Dunhuang, Provinsi Gansu, spesies langka yang pernah dinyatakan punah, kuda Przewalski, kini kembali berlarian bebas. Sebuah kisah tentang perjuangan konservasi yang berhasil mengembalikan kehidupan ke habitat asalnya.

Kuda Przewalski, yang juga dikenal sebagai kuda liar Mongolia, adalah spesies kuda yang sangat langka. Posisinya begitu genting sehingga masuk dalam daftar endangered (terancam punah) oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) dan berada di bawah perlindungan nasional kelas satu di China.

Sayangnya, kuda-kuda ini sempat tak lagi terlihat di habitat aslinya di China. Perburuan berlebihan dan degradasi lingkungan pada awal abad ke-20 membuat spesies ini dinyatakan punah. Namun, upaya konservasi global berhasil mengubah takdirnya.

Mulai pertengahan 1980-an, China memulai program reintroduksi. Kuda-kuda Przewalski didatangkan kembali dari Inggris, Jerman, dan Amerika Serikat untuk dibiakkan di Daerah Otonom Uighur Xinjiang dan Provinsi Gansu. Proses ini bukanlah hal yang mudah, dibutuhkan komitmen dan ketekunan untuk memastikan kuda-kuda ini bisa beradaptasi kembali dengan lingkungan aslinya.

post-cover
Kawanan kuda Przewalski terlihat di Cagar Alam Nasional Danau Barat Dunhuang di Dunhuang, Provinsi Gansu, China barat laut, pada 24 September 2025. (Foto: Xinhua/Lang Bingbing)

Di Cagar Alam Nasional Danau Barat, yang memiliki ekosistem beragam seperti lahan basah, padang rumput, hutan, hingga Gurun Gobi, kuda-kuda Przewalski menemukan rumah baru mereka. Kawasan seluas sekitar 660.000 hektare ini ditetapkan sebagai zona eksperimental khusus untuk pelepasliaran.

Hasilnya kini terlihat nyata. Kuda-kuda Przewalski telah beradaptasi dengan baik. Populasi mereka kini tercatat sebanyak 212 ekor, sebuah angka yang memberikan harapan besar.

Kisah kuda Przewalski adalah pengingat bahwa dengan kemauan dan upaya bersama, manusia bisa memperbaiki kerusakan yang telah mereka perbuat pada alam. Ini adalah cerita tentang harapan, keberanian, dan kembalinya kehidupan.

Topik
Komentar

Visited 2 times, 1 visit(s) today