Pelatih kepala SS Lazio Maurizio Sarri selama pertandingan Serie A antara AS Sassuolo Calcio dan SS Lazio di Stadion Mapei Citta del Tricoloe pada 14 September 2025 di Sassuolo, Italia. (Foto: Marco Rosi – SS Lazio/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, menyatakan dukungannya terhadap Adrien Rabiot yang mengkritik keputusan Lega Serie A untuk menggelar laga Milan melawan Como di Australia pada Februari 2026. Ia menilai tanggapan CEO Lega Serie A, Luigi De Siervo, terhadap komentar Rabiot terlalu buruk dan tidak pantas.
Sebelumnya, gelandang AC Milan itu mempertanyakan keputusan otoritas liga dan UEFA yang menyetujui pertandingan Serie A dimainkan di Perth, Australia, menyebutnya sebagai keputusan “gila.”
Namun, De Siervo langsung membalas dengan pernyataan keras agar Rabiot “menghormati uang” yang diterimanya sebagai pemain profesional.
Sarri yang pernah melatih Rabiot di Juventus pada musim 2019–2020, angkat bicara melalui kanal resmi Lazio.
“Saya pikir Rabiot benar, dan saya rasa ia menerima tanggapan yang buruk,” kata Sarri dikutip dari TuttoMercatoWeb (TMW), Senin (6/10/2025).
“Tidak masuk akal membawa-bawa soal uang. Kalau bukan karena pemain seperti Rabiot yang berjuang di lapangan setiap tiga hari, Lega Serie A juga tidak akan mendapat uang itu. Dan lagi, Rabiot adalah orang yang luar biasa.”
Pertandingan Milan kontra Como rencananya akan digelar di Perth sebagai bagian dari promosi global Serie A. Otoritas liga dan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menyetujui proposal tersebut lantaran Stadion San Siro di Milan akan digunakan untuk upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin pada pertengahan Februari 2026.
Meski demikian, keputusan itu menimbulkan perdebatan di antara pelatih dan pemain Serie A yang menilai aspek sportivitas dan kelelahan pemain harus lebih diperhatikan ketimbang kepentingan komersial.










