Ruben Amorim, Manajer Manchester United, tampak sedih setelah timnya kebobolan dalam pertandingan Putaran Kedua Piala Carabao antara Grimsby Town dan Manchester United di Blundell Park pada 27 Agustus 2025 di Grimsby, Inggris. (Foto: Shaun Botterill/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Krisis Manchester United tampaknya belum juga mereda. Laporan terbaru dari Inggris menyebutkan bahwa petinggi klub menggelar pertemuan internal panjang selama tujuh jam untuk membahas masa depan pelatih Ruben Amorim, yang kini berada di ujung tanduk setelah performa tim terus merosot.
Pertemuan maraton itu disebut mirip dengan momen menjelang pemecatan Erik ten Hag tahun lalu. Saat itu, Ten Hag bertahan hanya tiga minggu setelah rapat serupa sebelum akhirnya dipecat pada Oktober 2024.
Menurut laporan Mirror, pertemuan kali ini dihadiri oleh co-owner Joel Glazer, CEO Omar Berrada, direktur olahraga Dan Ashworth, dan direktur teknis Jason Wilcox, serta beberapa petinggi lain termasuk anggota dewan Jean-Claude Blanc.
Mereka dikabarkan juga menggelar pembicaraan dengan beberapa pemain senior, termasuk kapten Bruno Fernandes, untuk mendengarkan suasana ruang ganti terkait situasi di bawah asuhan Amorim.
Meski disebut sebagai “diskusi informal”, langkah ini jelas menunjukkan adanya tekanan besar terhadap pelatih asal Portugal tersebut. Amorim, yang baru hampir setahun menangani United sejak menggantikan Ten Hag, gagal membawa kebangkitan yang diharapkan.
Musim lalu, ia mencatatkan rekor buruk dengan finis di peringkat ke-15 Premier League, posisi terendah klub dalam sejarah Liga Inggris modern. Musim ini pun tak lebih baik — United sudah tersingkir dari Carabao Cup oleh klub divisi empat, Grimsby Town, dan belum juga meraih kemenangan tandang.
Co-owner baru, Sir Jim Ratcliffe, yang kini memegang kendali operasional klub lewat INEOS, masih berusaha menenangkan situasi. “Ruben perlu menunjukkan bahwa dia pelatih hebat dalam tiga tahun, bukan tiga bulan,” ujarnya dalam The Business Podcast. “Dia orang baik, tapi butuh waktu.”
Namun tekanan dari publik Old Trafford terus meningkat. Aksi protes terhadap keluarga Glazer kembali mencuat, dan para suporter menilai kepemimpinan Ratcliffe belum membawa perubahan berarti.
Nama-nama seperti Oliver Glasner, Eddie Howe, Gareth Southgate, hingga Diego Simeone mulai disebut-sebut sebagai calon pengganti jika Amorim gagal memperbaiki performa.
Dengan belum pernah mencatat dua kemenangan beruntun dalam 50 pertandingan Premier League, posisi Amorim kini jelas berada di garis merah.














