Manajer Como 1907, Cesc Fabregas, bereaksi selama pertandingan Serie A antara ACF Fiorentina dan Como 1907 di Artemio Franchi pada 21 September 2025 di Firenze, Italia. (Foto: Gabriele Maltinti/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Pelatih Como, Cesc Fabregas, memuji performa brilian Nico Paz setelah kemenangan bersejarah 2-0 atas Juventus di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Minggu (19/10). Ia menyebut pemain muda asal Argentina itu memiliki potensi tanpa batas, sekaligus menegaskan bahwa ia tidak menilai Alvaro Morata hanya dari jumlah golnya.
Kemenangan atas Juventus merupakan yang pertama bagi Como dalam lebih dari 70 tahun. Dua gol kemenangan dicetak oleh Marc-Oliver Kempf dan Nico Paz — yang juga memberikan satu assist.
Fabregas, yang menjalani hukuman larangan mendampingi tim di laga tersebut, memberikan komentarnya lewat wawancara dengan DAZN seusai pertandingan.
“Nico adalah juara sejati. Saya sangat tenang soal masa depannya,” kata Fabregas. “Dia bisa mencapai apa pun yang dia inginkan jika terus bermain dengan rasa lapar dan kerendahan hati seperti ini. Bakat dan fisiknya sudah luar biasa.”
Selain memuji Paz, mantan gelandang Barcelona dan Arsenal itu juga memberikan pembelaan kepada striker senior Alvaro Morata, yang belum mencetak gol sejak bergabung dengan Como musim panas lalu.
“Morata melakukan persis seperti yang saya minta. Striker biasanya dinilai dari gol, tapi saya tidak menilainya begitu,” ujar Fabregas. “Dia harus mencetak gol untuk dirinya sendiri, bukan untuk saya. Dia menunjukkan alasan kenapa kami membawanya ke Como.”
Fabregas juga menyinggung absennya winger muda Assane Diao yang belum kembali ke skuad setelah enam bulan absen karena cedera.
“Diao belum berlatih dengan tim, jadi kami tidak mau terburu-buru. Dia akan mulai berlatih bersama grup pada Selasa. Kemenangan tanpa dirinya bagus untuk kepercayaan diri tim,” jelasnya.
Dengan hasil ini, Como menyamai perolehan poin Juventus di klasemen Serie A dengan 12 poin, menegaskan kebangkitan klub kecil di bawah tangan dingin Fabregas yang kini makin disegani di Italia.













