Jannik Sinner memenangkan gelar Paris Masters, yang menempatkannya kembali di puncak dunia tenis putra. | Foto: AP
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Jannik Sinner menegaskan dominasinya di musim 2025 setelah merebut gelar Paris Masters — trofi ATP Masters 1000 kelimanya — sekaligus memastikan diri kembali ke peringkat satu dunia.
Dalam final yang berlangsung intens di Accor Arena, Paris, Minggu (9/11) waktu setempat atau Senin WIB, Sinner mengalahkan Felix Auger-Aliassime dengan skor 6-4, 7-6(4) dalam waktu 1 jam 52 menit.
“Jujur saja, ini final yang sangat intens, dan kami berdua tahu apa yang dipertaruhkan. Saya sangat senang, beberapa bulan terakhir sungguh luar biasa,” ujar Sinner seusai laga, dikutip dari ATP.
Rekor Baru Tanpa Kehilangan Satu Set
Kemenangan ini menjadikan Sinner pemain pertama yang menjuarai ATP Masters 1000 tanpa kehilangan satu set pun sejak Carlos Alcaraz di Indian Wells 2023.
Ia juga memperpanjang rekor tak terkalahkannya di turnamen indoor menjadi 26 pertandingan beruntun.
“Gelar juara lagi tahun ini terasa spesial. Kami terus berusaha memperbaiki diri dan hasilnya luar biasa,” tambah petenis berusia 24 tahun itu.
Dengan kemenangan di Paris, Sinner memperketat persaingan perebutan gelar ATP Akhir Tahun No.1. Ia kini hanya tertinggal 1.050 poin dari Alcaraz dalam ATP Live Race To Turin — ajang penutup musim yang akan digelar di Turin, di mana Sinner berstatus juara bertahan.
Auger-Aliassime Tembus Delapan Besar Dunia
Sementara itu, pencapaian Felix Auger-Aliassime hingga final memperbaiki peringkatnya ke posisi kedelapan dalam ATP Race, unggul 160 poin atas Lorenzo Musetti. Petenis Kanada itu kini berpeluang besar lolos ke ATP Finals 2025 setelah performa impresifnya di Paris.
Meskipun sempat menekan di set kedua, Auger-Aliassime gagal memanfaatkan peluang di tie-break. Sinner tampil lebih solid dan menutup laga dengan servis kuat untuk memastikan gelar keempatnya musim ini.
“Felix bermain luar biasa, servisnya sangat kuat. Saya tidak punya banyak peluang, jadi saya harus memanfaatkan momen sekecil apa pun,” ujar Sinner.
Kemenangan ini sekaligus memperlebar rekor head-to-head Sinner atas Auger-Aliassime menjadi 3-2, setelah sebelumnya menang di Cincinnati dan US Open.














