Musisi Baskara Putra membawa penghargaan AMI Awards 28 (foto:inilahcom/harris)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Musisi Baskara Putra mengungkap faktor yang membuat karya-karyanya, baik melalui .Feast, Hindia, maupun Lomba Sihir begitu akrab dan diterima oleh generasi Gen Z.
Baskara menyebut lingkungan dan lingkar pertemanannya yang masih banyak dihuni para Gen Z menjadi faktor terbesar kedekatan tersebut.
“Mungkin karena di hidup saya masih banyak orang-orang Gen Z ya. Jadi saya enggak merasa, oh ya saya tulis buat Gen Z, gitu enggak,” katanya kepada awak media Rabu (19/11/2025) di Ciputra Artpreneur, Jakarta.
Baskara secara jujur mengungkap ia sama sekali tidak pernah mengkhususkan karyanya untuk golongan atau generasi tertentu. Baginya, apa yang ditulis dan kemudian dibawakan lewat lagu merupakan ungkapan murni tentang keresahan yang ia dan orang-orang di sekitarnya alami.
“Karena apa yang saya tulis itu ya apa yang saya rasakan, apa yang orang-orang sekitar saya rasakan. Apa yang kami rasakan sebagai sebuah kelompok juga,” katanya.
“Jadi enggak ada sama sekali kayak tujuannya secara spesifik. Kebetulan saya masih sangat dekat dengan generasi-generasi tersebut, walaupun saya bisa dibilang milenial yang hampir Gen Z,” ujarnya menambahkan.
Terlepas dari itu, penyanyi yang terkenal dengan tembang Tarot itu mengatakan, para fans tetap memiliki makna tersendiri bagi dia dan grup bandnya, terkhusus Hindia dan .Feast.
“Mereka yang pendengar Hindia, pendengar .Feast, itu buat saya yang memberikan saya akhirnya buat jalan terus. Yang memberikan makna apa yang saya lakukan juga, apa yang kami lakukan juga. Kalau bukan karena mereka, kami juga enggak sampai ada di sini,” ujarnya.
Sebelumnya, penyanyi kelahiran Jakarta itu memborong tiga piala Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2025 sekaligus bersama dua grup band musiknya .Feast dan Hindia.
Baskara meraih tiga penghargaan dari tiga kategori berbeda. Penghargaan pertama datang dari kategori Album Rock Terbaik lewat album Membangun & Menghancurkan yang dibawakan bersama band .Feast, di mana ia berperan sebagai vokalis.
Kategori kedua adalah Artis Solo Alternatif Terbaik melalui band Hindia dengan lagu everything u are. Karya yang sama juga kembali mengantarkan Baskara meraih penghargaan ketiga, yakni Video Musik Terbaik yang digarap oleh Yogi Kusuma untuk lagu everything u are milik Hindia.














