Cerita Ubed di Final SEA Games 2025: Pemain Termuda yang Kunci Emas untuk Indonesia

Cerita Ubed di Final SEA Games 2025: Pemain Termuda yang Kunci Emas untuk Indonesia

Haris Medium.jpeg

Kamis, 11 Desember 2025 – 07:25 WIB

Tunggal Putra Moh. Zaki Ubaidillah alias Ubed. (Foto: PBSI)

Tunggal Putra Moh. Zaki Ubaidillah alias Ubed. (Foto: PBSI)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Moh. Zaki Ubaidillah alias Ubed menjadi pahlawan penentu keberhasilan Tim Beregu Putra Indonesia menyabet medali emas di SEA Games 2025. Turun di partai ketiga, Ubed sukses mengunci kemenangan Indonesia atas musuh bebuyutan, Malaysia, dengan skor akhir telak 3-0.

Bertanding di Thammasat University Rangsit Campus, Pathum Thani, Thailand, Rabu (10/12/2025), Ubed tampil tanpa beban saat menjinakkan tunggal putra Malaysia, Justin Hoh. Ia menutup laga dengan kemenangan dua gim langsung, 21-12, 21-14.

“Pastinya cukup senang, Alhamdulillah bersyukur sudah diberikan kemenangan tanpa cedera dan bisa bermain cukup baik tadi,” kata Ubed usai laga.

Kunci Kemenangan: Tenang dan Fokus

Ubed membeberkan bahwa kunci kemenangannya bukan hanya soal teknis, melainkan mentalitas. Keunggulan 2-0 yang sudah diraih rekan-rekannya memberikan suntikan kepercayaan diri yang besar, meski ia sempat sedikit kehilangan fokus di gim kedua.

“Ada sedikit lebih percaya diri, soalnya tim sudah unggul 2-0 jadi tinggal menuntaskan permainan. Kunci kemenangan pastinya lebih tenang, fokusnya dinaikkan, sama (mental) gak mau kalahnya juga ada,” jelasnya.

Walau sempat mendapat tekanan di poin-poin kritis, arahan pelatih di sisi lapangan berhasil memaksa Ubed kembali ke performa terbaiknya hingga tuntas.

Peran Krusial Alwi dan Sabar/Reza

Kepercayaan diri Ubed memang beralasan. Sebelumnya, jalan mulus Indonesia dibuka oleh tunggal putra Alwi Farhan yang tampil solid mengalahkan Leong Jun Hao (21-12, 21-19).

Momentum tersebut dipertegas oleh ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Pasangan ini tampil agresif meredam perlawanan ganda elit Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan skor identik 21-12, 21-12, membuat posisi Indonesia di atas angin sebelum Ubed turun gelanggang.

Bangga Jadi yang Termuda

Menjadi penentu kemenangan memiliki arti tersendiri bagi Ubed, terlebih statusnya sebagai pemain termuda di dalam tim beregu putra kali ini. Ia mendedikasikan kemenangan ini untuk kekompakan tim.

“Pastinya sangat senang menjadi penentu. Saya termuda di tim ini tapi dari awal kami sudah sangat kompak, ke mana-mana bareng terus. Alhamdulillah hasilnya bisa menyumbang emas untuk Indonesia,” ungkap Ubed.

Menutup keterangannya, Ubed meminta masyarakat tidak berhenti memberi dukungan karena perjuangan belum usai.

“Terima kasih atas semua dukungan dan doa masyarakat Indonesia, tapi masih ada kategori perorangan dan jangan lupa doakan lagi kami,” pungkasnya.

Topik
Komentar

Visited 1 times, 1 visit(s) today