Suasana pengunjung memadati kandang Jerapah di Taman Margasatwa Ragunan (TMR). (Dokumentasi: Inilah.com/ Harris Muda)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) mengimbau pengunjung untuk menjaga ketertiban dan kebersihan selama berwisata di area kebun binatang, terutama di tengah lonjakan pengunjung pada libur Natal 2025.
Imbauan tersebut disampaikan Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, Kamis (25/12/2025). Ia turut meminta pengunjung tetap waspada terhadap potensi kerawanan keamanan serta memperhatikan keselamatan anak-anak di tengah kepadatan pengunjung.
“Pertama, kami mengimbau pengunjung untuk tetap berhati-hati, karena akan ramai pengunjung, jaga putra-putrinya, waspada, kerawanan keamanan masih mungkin terjadi,” ujar Bambang.
Menurut dia, pengelola telah siapkan petugas keamanan, baik berseragam maupun tidak berseragam, untuk memantau situasi di seluruh area Ragunan. Selain itu, pengunjung juga diminta turut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Di sini juga ada petugas kepolisian yang berseragam ataupun tidak berseragam akan terus memantau. Begitu juga kemudian berkaitan dengan kebersihan lingkungan, Ragunan akan didatangi pengunjung dari berbagai penjuru, tolong menjaga kebersihan di Ragunan, ada tempat sampah yang sudah kami sediakan,” lanjutnya.
Bambang juga mengingatkan pengunjung untuk mengantisipasi kondisi cuaca yang tidak menentu dengan membawa perlengkapan seperti payung atau jas hujan.
“Satu lagi, cuaca yang tidak bisa diprediksi, kami himbau pengunjung juga melakukan persiapan seperti payung atau jas hujan supaya nanti kalau sewaktu-waktu mendung bisa diantisipasi,” katanya.
Sementara itu, untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung selama libur Natal, pengelola TMR menambah jam operasional. Apabila biasanya Ragunan dibuka pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB, pada libur akhir tahun ini jam operasional diperpanjang menjadi pukul 06.00 WIB hingga 16.30 WIB.
“Ada penambahan, kalau biasanya jam 07.00 WIB kita buka jam 06.00 WIB, kemudian ditutupnya akan mundur. Biasanya 16.00 WIB, tapi ada toleransi 16.30 WIB. Mungkin ada pengunjung yang masih di perjalanan menunggu antrean, tentunya ini tidak kaku,” tutur Bambang.














