Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto. (Foto: inilah.com/Harris Muda)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Misi penting diemban Timnas Futsal Indonesia pada laga kedua Grup A Piala Asia Futsal (AFC Futsal Asian Cup) 2026. Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Kirgistan di Indonesia Arena, Jakarta, pada malam ini, Kamis (29/1/2026) pukul 19.00 WIB.
Pelatih kepala Hector Souto menegaskan timnya tidak ingin menunda nasib. Ia membidik kemenangan penuh dalam laga ini untuk menyegel tiket lolos otomatis ke babak perempat final (8 besar).
“Jika kami menang, kami otomatis lolos, kalau saya tidak salah,” ujar Souto.
Hitung-hitungannya jelas. Saat ini Indonesia memimpin klasemen Grup A dengan 3 poin usai melumat Korea Selatan 5-0. Irak membuntuti di posisi kedua dengan poin sama (menang 4-2 atas Kirgistan).
Jika M. Iqbal Rahmattulah dkk. menang atas Kirgistan malam ini, dan di laga lain Irak juga mengalahkan Korea Selatan, maka Indonesia dan Irak dipastikan melenggang ke fase gugur tanpa perlu menunggu hasil laga pamungkas.
Ogah “Berjudi” Lawan Irak
Souto sangat menghindari skenario penentuan nasib di laga terakhir melawan tim kuat Irak. Menurutnya, gagal menang lawan Kirgistan hanya akan membuat posisi Indonesia terjepit dan harus menjalani laga “hidup-mati” yang rumit di akhir fase grup.
“Jika kami kalah, kami akan menghadapi pertandingan terakhir dalam situasi yang lebih rumit. Jadi, saya berharap kami bisa memainkan pertandingan yang bagus,” tegas pelatih asal Spanyol tersebut.
“Kami Bukan Brasil”
Menghadapi Kirgistan yang terluka usai kalah dari Irak, Souto menyiapkan pendekatan berbeda dibanding saat melawan Korea Selatan. Ia menekankan pentingnya fleksibilitas taktik.
Souto melontarkan pernyataan menarik bahwa Indonesia harus bermain cerdas menyesuaikan karakter lawan karena tidak memiliki kemewahan talenta individu layaknya Timnas Brasil.
“Kami selalu menyesuaikan rencana permainan dengan lawan. Kami tidak bisa bermain dengan cara yang sama menghadapi semua lawan. Mungkin jika kami adalah Brasil, kami bisa melakukannya, tetapi kami adalah Indonesia. Kami harus memahami kekuatan lawan,” jelas Souto.
Ia berharap performa nyaris sempurna saat membungkam Korea Selatan bisa diulangi malam ini demi memuaskan ribuan suporter yang akan memadati Indonesia Arena.













