Pemain Timnas Indonesia, Thom Haye. (Foto: Instagram/@thomhaye)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
PSSI secara resmi merilis daftar 41 pemain yang dipanggil oleh pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, untuk berlaga di ajang FIFA Series 2026. Namun, dari rilis yang diterbitkan pada Senin (9/3/2026) dini hari tersebut, publik dikejutkan dengan ketiadaan nama Thom Haye.
Absennya pemain berusia 31 tahun ini tentu memunculkan tanda tanya besar. Pasalnya, Haye selama ini berstatus sebagai langganan timnas dan perannya sebagai pengatur ritme atau “dirigen” permainan nyaris tak tergantikan.
Di level klub, performa Haye bersama Persib Bandung di kompetisi Super League 2025/2026 juga terbilang sangat stabil. Ia dinilai masih memiliki ketahanan fisik dan naluri bermain yang sangat terjaga. Banyak pihak menyayangkan absennya Haye, mengingat FIFA Series 2026 seharusnya bisa menjadi panggung perkenalan ideal antara dirinya dengan taktik pelatih anyar, John Herdman.
Terganjal Sanksi Berat FIFA
Usut punya usut, menghilangnya nama Thom Haye bukanlah karena masalah performa atau taktik, melainkan karena ia tengah menjalani sanksi berat dari FIFA. Haye bersama rekannya, Shayne Pattynama, terbukti melanggar Kode Disiplin FIFA.
Sanksi tersebut dijatuhkan oleh Komite Disiplin FIFA pada Rabu (5/11/2025) lalu. Keduanya dinilai memperlihatkan perilaku tidak sportif kepada lawan dan ofisial pertandingan, baik selama maupun sesudah laga berlangsung.
Insiden ini merujuk pada pertandingan panas melawan Irak di laga kedua Grup B fase keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 11 Oktober 2025 silam. Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan tipis 0-1 untuk Indonesia tersebut, para penggawa Garuda melancarkan protes keras kepada wasit di akhir laga.
Buntut dari aksi tersebut, Haye dan Shayne langsung diganjar kartu merah. Manajer Timnas, Sumardji, juga turut terkena imbas dengan hukuman serupa.
Akibatnya, FIFA menjatuhkan sanksi larangan bermain sebanyak empat pertandingan berturut-turut untuk Haye dan Shayne.
Tidak berhenti di situ, keduanya juga dijatuhi denda masing-masing sebesar 5.000 Franc Swiss (sekitar Rp103 juta). Dengan demikian, PSSI harus merogoh kocek total sebesar Rp206 juta untuk menanggung denda kedua pemain andalannya tersebut.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.










