Ilustrasi perkampungan suku Baduy Dalam. (Foto: Antara/Muhammad Bagus Khoirunas)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Tradisi tahunan Seba Baduy kembali digelar mulai 23 hingga 26 April 2026. Menariknya, ritual adat masyarakat Kanekes ini tak lagi sekadar menjadi hajatan lokal Banten, melainkan telah bertransformasi menjadi magnet bagi tamu mancanegara.
Sebanyak enam Duta Besar (Dubes) dari negara sahabat telah mengonfirmasi kehadiran mereka untuk menyaksikan langsung prosesi sakral ini di Kota Serang pada 25 April mendatang. Para diplomat tersebut berasal dari Belarus, Iran, Palestina, Bosnia, Suriah, dan Rusia.
Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, mengungkapkan bahwa antusiasme dunia internasional terhadap budaya Baduy terus meningkat. “Ada beberapa duta besar yang sudah konfirmasi hadir. Kehadiran mereka menunjukkan betapa kuatnya daya tarik kearifan lokal kita di mata dunia,” ujarnya, Rabu (22/4).
Ribuan Warga Baduy ‘Turun Gunung’
Kepala Desa Kanekes, Jaro Pamarentah Oom, mencatat sekitar 1.515 warga Baduy akan ikut serta dalam prosesi tahun ini. Dari jumlah tersebut, 35 orang merupakan warga Baduy Dalam yang menurut adat akan berjalan kaki puluhan kilometer tanpa alas kaki dari pedalaman Lebak menuju pusat kota.
Seba sendiri merupakan simbol ketaatan dan rasa syukur warga Baduy atas hasil panen yang melimpah. Setelah sebelumnya menjalani ritual internal Kawalu dan Ngalakasa, kini saatnya mereka bersilaturahmi menemui “Bapak Gede” (Bupati Lebak dan Gubernur Banten) untuk menyerahkan hasil bumi.
Jadwal Prosesi Seba 2026:
23-24 April: Warga Baduy akan mendatangi Bupati Lebak di Rangkasbitung.
25-26 April: Puncak acara di Kota Serang untuk menemui Gubernur Banten.
Dukungan Ekonomi Lokal
Selain prosesi adat yang khidmat, pemerintah juga menyulap area sekitar Gedung Negara Provinsi Banten menjadi pusat pameran UMKM. Pengunjung yang datang tak hanya bisa menyaksikan ritual budaya, tetapi juga mencicipi kuliner khas dan membeli kerajinan tangan lokal.
“Kami ingin masyarakat bisa menikmati tradisi ini sekaligus mendukung kebangkitan ekonomi melalui UMKM yang ada,” tambah Deden.
Bagi Anda yang ingin melihat langsung bagaimana ribuan warga berpakaian hitam dan putih membawa hasil bumi di tengah kota, akhir pekan ini adalah waktu yang tepat untuk berkunjung ke Serang.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.










