Bintang timnas Prancis Kylian Mbappé kembali menorehkan sejarah di Piala Dunia 2026 setelah mencetak dua gol saat membawa Les Bleus mengalahkan Swedia pada babak 32 besar, Selasa (30/6) waktu setempat.
Dwigol tersebut tidak hanya memastikan langkah Prancis ke babak 16 besar, tetapi juga menghadirkan dua rekor baru bagi penyerang berusia 27 tahun itu.
Mbappe Jadi Raja Gol Fase Gugur Piala Dunia
Gol pertama Mbappe lahir tepat menjelang turun minum pada menit ke-45.
Berawal dari skema tendangan sudut pendek, penyerang Real Madrid CF itu menerima bola di dalam kotak penalti, mengecoh penyerang Swedia Viktor Gyökeres dengan gerakan step-over sebelum melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dihentikan kiper Jacob Widell Zetterström.
Gol tersebut menjadi gol kesembilan Mbappe di fase gugur Piala Dunia sepanjang kariernya.
Catatan itu membuatnya resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah babak knockout Piala Dunia, melampaui dua legenda Brasil, Leônidas dan Ronaldo Nazário, yang sama-sama mengoleksi delapan gol.
Menariknya, sembilan gol itu dibukukan Mbappe hanya dalam sembilan pertandingan fase gugur di tiga edisi Piala Dunia.
Samai Rekor Lionel Messi
Mbappe kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-75 melalui tembakan keras kaki kanan dari sisi kiri kotak penalti yang membawa Prancis unggul semakin jauh.
Tambahan dua gol tersebut membuat koleksi gol Mbappe di Piala Dunia kini mencapai 18 gol.
Jumlah itu menyamai rekor yang sebelumnya dipegang kapten Argentina Lionel Messi sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Perbedaannya, Messi membutuhkan enam edisi Piala Dunia untuk mencapai angka tersebut, sedangkan Mbappe berhasil melakukannya hanya dalam tiga turnamen.
Dengan usia yang masih 27 tahun, Mbappe memiliki peluang besar untuk melampaui catatan Messi dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.
Pimpin Persaingan Sepatu Emas
Brace ke gawang Swedia juga membawa Mbappe memimpin persaingan perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.
Ia kini telah mengoleksi enam gol, unggul atas penyerang Norwegia Erling Haaland, sekaligus menyamai koleksi enam gol Messi di turnamen tahun ini.
Usai mencetak gol keduanya, Mbappe merayakan momen tersebut dengan memeluk pelatih Didier Deschamps yang kembali mendampingi tim setelah sempat pulang ke Prancis untuk menghadiri pemakaman ibundanya.
Sejak menjalani debut di Piala Dunia 2018, Mbappe terus menunjukkan ketajamannya di panggung terbesar sepak bola. Ia membantu Prancis menjadi juara dunia pada 2018, meraih Sepatu Emas pada edisi 2022, dan kini kembali memecahkan sejumlah rekor pada Piala Dunia 2026. Dengan performa yang terus konsisten, Mbappe semakin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pemain paling berbahaya dalam sejarah turnamen tersebut.











