Pos kesehatan didirikan Kementerian Kesehatan guna memberikan dukungan penanganan kesehatan bagi masyarakat terdampak kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten. (Foto: Antara/HO-Kemenkes)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengerahkan bantuan logistik kesehatan dan mendirikan pos kesehatan selama 24 jam untuk melayani warga yang terdampak asap kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten.
Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes Agus Jamaludin mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus mengantisipasi meningkatnya gangguan kesehatan akibat paparan asap.
“Dukungan logistik kesehatan ini kami distribusikan untuk memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah terdampak, sekaligus mengantisipasi peningkatan kebutuhan layanan akibat paparan asap kebakaran,” ujar Agus dalam keterangannya, Sabtu (4/7/2026).
Bantuan yang disalurkan meliputi 15 unit oksigen konsentrator, enam unit oksimeter, tiga unit air purifier, 11.500 masker bedah medis, serta 5.000 pasang sarung tangan nonsteril.
Selain itu, Kemenkes juga mengirimkan sarana penanganan darurat berupa dua tenda rumah sakit lapangan berukuran 4×6 meter dan 6×8 meter, serta 10 unit tempat tidur lapangan (veltbed) untuk mendukung pelayanan medis di lokasi.
Agus menjelaskan satu tenda kesehatan telah dioperasikan di kawasan terdampak untuk melayani masyarakat, sementara satu tenda lainnya disiagakan di Puskesmas Rajeg agar dapat segera dimobilisasi jika muncul titik terdampak baru.
Pendirian tenda kesehatan dilakukan berdasarkan hasil survei lapangan dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Puskesmas Rajeg, Puskesmas Mauk, serta Puskesmas Sukadiri.
Langkah tersebut mempertimbangkan kepulan asap yang masih tebal, tingginya jumlah warga terdampak, dan jarak permukiman menuju fasilitas kesehatan.
Selama masa tanggap darurat, pos kesehatan di wilayah terdampak juga dioperasikan selama 24 jam melalui kerja sama antara Kemenkes, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dan pemangku kepentingan setempat untuk memastikan layanan kesehatan tetap tersedia bagi masyarakat.
Kemenkes menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan guna memastikan seluruh kebutuhan pelayanan medis bagi warga terdampak dapat terpenuhi secara optimal.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.










