Api mulai padam di TPA Jatiwaringin, BNPB fokus pendinginan dan sisa titik api, Minggu (5/7/2026). (Foto: dok- BNPB)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Memasuki hari kedelapan, upaya pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Tangerang, Banten, terus diintensifkan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat penanganan dengan mengerahkan helikopter untuk operasi water bombing, Rabu (8/7/2026).
Langkah ini diambil untuk menjangkau titik-titik api yang sulit diakses oleh tim pemadam di darat, mengingat medan yang berat serta karakteristik tumpukan sampah yang menyimpan bara di bagian dalam.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa hingga Selasa (7/7/2026), progres penanganan kebakaran telah mencapai 49 persen.
Sementara itu, Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, mengatakan operasi pemadaman dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, baik dari darat maupun udara.
“Kolaborasi dari seluruh instansi menunjukkan kemajuan. Saat ini penanganan sudah mencapai 49 persen dan kami terus fokus pada proses pendinginan,” kata Djohan, Rabu (8/7/2026).
Selain dukungan udara, tim gabungan dari TNI, Polri, pemadam kebakaran, hingga Manggala Agni Kementerian Kehutanan juga terus melakukan pemadaman di lapangan.
Untuk memperlancar akses, petugas membuka jalur di sisi utara dan selatan area TPA agar kendaraan pemadam dapat menjangkau lokasi lebih dalam.
Berbagai strategi juga diterapkan, seperti pembuatan embung penampungan air di area ketinggian yang kemudian dialirkan melalui enam hingga delapan jalur selang pemadam. Selain itu, cairan kimia khusus digunakan untuk membantu memadamkan bara api yang berada di dalam timbunan sampah.
BNPB memastikan upaya pemadaman akan terus dilakukan hingga seluruh titik api benar-benar padam dan tidak lagi menyisakan potensi kebakaran.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.














