Istri Temon, Mae saat ditemui awak media di rumah duka di Gedung Serbaguna 1 GPIB Effatha Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026). (Foto: Harris/Inilah.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kepergian Simson Rarameha Ngadang atau yang lebih dikenal dengan nama Temon meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan sesama artis. Sang istri, Mae, mengaku kepergian Temon terjadi begitu mendadak.
Padahal, pada Minggu (12/7/2026) pagi, hari yang sama saat Temon mengembuskan napas terakhir, almarhum masih sempat beraktivitas seperti biasa, termasuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026.
Mae menceritakan, Temon menonton laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Norwegia melawan Inggris yang berlangsung pada Minggu dini hari.
Meski pertandingan dimulai pukul 04.00 WIB, Temon baru menyaksikannya sekitar pukul 06.00 WIB pagi karena sengaja tidak dibangunkan sang istri agar bisa beristirahat sebelum menghadiri sebuah acara.
“Yang tadi pagi dia nonton jam 06.00 memang, enggak jam 04.00. Dia enggak bangun dan saya sengaja memang enggak membangunkan karena saya ingin dia istirahat, karena jam 10.00 harusnya dia ada acara hari ini,” katanya.
Namun saat bangun, Temon melihat pertandingan antara Norwegia dan Inggris masih berlangsung hingga babak perpanjangan waktu, sebab di 90 menit jalannya laga skor bertahan 1-1.
“Jam 06.00 dia bangun, ‘Ini baru satu-satu nih,’ dia bilang gitu. Saya bilang, ‘Udah udah habis kali orang ini udah jam 06.00 karena mulainya jam 04.00. Baru satu-satu.’ Ya udah, saya setelkan tuh,” ungkapnya.
Setelahnya, Mae mengaku melanjutkan aktivitasnya pagi itu dengan membuka warung yang tak jauh dari kediamannya di Pondok Karya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Namun, tak lama setelah dia kembali dan hendak sarapan, sang suami lantas mengeluhkan sakit di bagian dadanya.
“Udah gitu aja, enggak ada omongan sakit, enggak ada omongan apa. Pas keluar aja pas kami mau sarapan, dia baru mengeluh sakit,” kata Mae.
Mae mengaku, Temon juga belum sempat menyantap sarapan. Almarhum hanya sempat meminum teh hangat sebelum mengeluhkan nyeri di bagian dada hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit.
“Belum. Baru minum teh hangat doang. Belum, tadi dia minta roti juga belum saya bikinin. Pas dia keluar udah langsung mengeluh sakit itu. Dikasih minum teh sedikit, dia bilang, ‘Udah mendingan.’ ‘Enggak, kami ke rumah sakit.’ Kalau udah mengeluh sakit, dia berarti sakit, emang dia enggak bisa tahan berarti,” ujarnya.
Temon kemudian dibawa ke RSUD Mampang, Jakarta Selatan, untuk mendapat penanganan medis. Namun, berdasarkan rekam medis yang diterima keluarga, pemeran film Abdel & Temon: Bukan Superstar itu meninggal dunia akibat serangan jantung.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.












