Sejumlah barang bukti dihadirkan dalam konferensi pers hasil Operasi Berantas Jaya 2026 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres menangkap 729 tersangka tindak pidana kejahatan jalanan dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). (Foto: Antara Foto/Rivan Awal Lingga).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres dan Polsek berhasil mengungkap 769 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan menangkap 729 orang tersangka yang terdiri atas pelaku baru maupun residivis dalam pelaksanaan Operasi Brantas Jaya 2026 yang digelar selama 15 hari, yakni pada 4 hingga 18 Juli 2026.
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Dekananto Eko Purwono mengatakan, pengungkapan kasus dilakukan secara menyeluruh di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya, termasuk daerah penyangga atau kawasan aglomerasi seperti Kota Bekasi, Depok, dan Kota Tangerang.
“Jadi terkait dengan titik pengungkapan ini memang menyeluruh, seluruh wilayah ada. Seluruh Polres termasuk juga di wilayah aglomerasi, di Bekasi, Depok, Tangerang Kota,” ucap Eko di Polda Metro Jaya, Jumat (31/7/2026).
Eko menyebut, wilayah Kota Tangerang menjadi salah satu daerah dengan jumlah pengungkapan yang cukup signifikan. Hal itu sejalan dengan hasil analisis dan evaluasi yang menunjukkan tingginya angka laporan polisi terkait kasus curanmor di wilayah tersebut.
“Tangerang Kota cukup banyak karena memang berdasarkan hasil analisis dari Biro Ops, laporan polisi yang cukup banyak di Tangerang Kota dan ini juga kita berhasil cukup signifikan di Tangerang Kota,” ujar Eko.
Eko menjelaskan, para pelaku masih menggunakan modus lama untuk melancarkan aksinya, yakni dengan memanfaatkan kunci T untuk membobol kendaraan. Meski demikian, polisi menemukan pola baru terkait lokasi sasaran para pelaku.
“Hanya memang mereka banyak menyasar di tempat-tempat kos, kemudian di perkampungan ya yang kemudian tanpa ada kunci ganda daripada pemilik motor ya itu cukup banyak. Dan hampir semua wilayah menyeluruh,” kata Eko.
Meski demikian, ia menyampaikan tren kasus curanmor mulai menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan tersebut dinilai merupakan hasil dari berbagai langkah penindakan dan pencegahan yang dilakukan secara intensif oleh jajaran Polda Metro Jaya.
“Untuk trennya ini memang dibandingkan tahun lalu, tahun lalu cukup tinggi tapi setelah kita lakukan upaya penindakan ini sudah mulai menurun. Tetapi kami tidak mengendorkan ya. Pak Dirreskrimum sampaikan tetap gaspol ya Pak Dir ya. Gaspol untuk ini pengungkapan ini,” katanya.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.











