Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero), Selfie Dewiyanti (kiri) dan Direktur Teknologi Informasi dan Digital PT Pegadaian, Yos Iman Jaya Dappu di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Foto: Inilah.com/M Zhacky)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
PT Pegadaian menyambut bangga pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyinggung peran Pegadaian dalam memperkuat ekosistem emas nasional.
Dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR, DPR dan DPD RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026), Prabowo menyebut Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai bank emas yang telah mengelola ratusan ton emas.
“Dengan adanya bank emas, yang baru beroperasi satu tahun, bank emas kita ada di Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia, sudah mengelola 153 ton emas dengan nilai sekitar Rp360 triliun atau sekitar 20 miliar dolar Amerika Serikat,” kata Prabowo.
Pernyataan tersebutlah yang direspons pihak Pegadaian. Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Selfie Dewiyanti mengatakan, pihaknya merasa bangga mendapat kepercayaan dari masyarakat.
“Bapak, Ibu yang saya hormati, tadi pagi dalam pidato Presiden Prabowo untuk Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kami merasa sangat bangga karena Bapak Presiden menyampaikan peran Pegadaian dalam ekosistem emas nasional,” kata Selfie dalam acara peluncuran Tabungan Emas di aplikasi myBCA di Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, siang tadi.
Menurut Selfie, capaian pengelolaan emas tersebut bukan hanya berbicara mengenai besarnya aset yang dikelola Pegadaian, tetapi juga menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat.
Ia mengatakan emas memiliki karakter sebagai aset yang memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam menjaga nilai kekayaan.
“Jadi kami bangga sekali mendapat kepercayaan dari masyarakat Indonesia, di mana di dalam pidato Bapak Presiden juga disebutkan bahwa Pegadaian saat ini mengelola lebih dari 153 ton emas,” tuturnya.
Selfie menilai kepercayaan menjadi faktor penting dalam bisnis emas. Sebab, masyarakat yang membeli atau menabung emas tidak hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga mencari keamanan dalam menyimpan aset.
“Kalau kita bicara urusan emas itu urusan kepercayaan. Kalau orang membeli emas bukan karena harganya, tapi karena ingin merasa tenang. Dan urusan tenang itu dibangun dari kepercayaan,” ujarnya.
Menurut dia, penyebutan Pegadaian dalam pidato Presiden menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus menjaga kepercayaan tersebut sekaligus memperkuat kontribusinya dalam membangun ekosistem emas nasional.
Apalagi, Pegadaian kini terus mengembangkan ekosistem emas melalui berbagai produk dan layanan, termasuk Tabungan Emas yang kini dapat diakses melalui aplikasi myBCA hasil kolaborasi dengan BCA.
Selfie berharap penguatan ekosistem emas tersebut dapat membuat akses masyarakat terhadap investasi emas semakin luas, mudah, dan aman.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.











