Islam Makhachev memastikan dirinya belum memiliki rencana untuk pensiun setelah berhasil mempertahankan gelar juara kelas welter UFC dengan mengalahkan Ian Machado Garry pada UFC 330.
Petarung asal Dagestan, Rusia, itu justru ingin kembali bertanding dalam waktu dekat. Makhachev menargetkan satu pertarungan lagi sebelum Ramadan 2027 yang diperkirakan dimulai pada Februari.
Keinginan tersebut disampaikan Makhachev setelah mengalahkan Garry dalam partai utama UFC 330 di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Amerika Serikat, Minggu (16/8/2026) siang WIB.
Makhachev Ingin Bertarung pada Januari
Makhachev mengatakan dirinya tidak ingin terlalu lama beristirahat. Ia bahkan berharap bisa kembali masuk oktagon pada akhir 2026 atau Januari 2027.
“Bro, kita harus bertarung sebelum Ramadan, 100 persen. Januari, akhir 2026 kita harus bertarung,” kata Makhachev dikutip dari ChampRDS.
Keinginan tersebut berkaitan dengan kondisi fisiknya. Makhachev merasa tidak mengalami cedera serius setelah menjalani pertarungan lima ronde melawan Garry.
“Saya berusia 34 tahun, saya harus bertarung sesegera mungkin. Saya tidak banyak menurunkan berat badan, saya tidak mengalami cedera serius. Itu saja,” ujarnya.
Pernyataan tersebut sekaligus meredam spekulasi bahwa Makhachev akan mengakhiri karier setelah pertarungan UFC 330.
Makhachev Menang Mutlak atas Garry
Makhachev mempertahankan sabuk kelas welter setelah menang mutlak atas Garry. Tiga juri memberikan skor 49-46, 49-46, dan 48-47 untuk petarung asal Dagestan tersebut.
Kemenangan itu membuat rekor profesional Makhachev menjadi 29 kemenangan dan satu kekalahan. Di UFC, ia kini mengoleksi 18 kemenangan dan satu kekalahan.
Sementara itu, Garry menelan kekalahan kedua dalam karier MMA-nya. Petarung asal Irlandia tersebut kini memiliki rekor 17-2 di MMA dan 10-2 di UFC.
Dominasi Grappling sejak Ronde Pertama
Makhachev langsung memperlihatkan keunggulannya dalam pertarungan bawah sejak ronde pertama. Ia beberapa kali berhasil melakukan takedown dan mengontrol Garry di dekat pagar oktagon.
Meski mampu mendominasi posisi, Makhachev belum banyak memberikan kerusakan kepada Garry.
Pada ronde kedua, pertarungan berlangsung lebih terbuka. Garry sempat memberikan tekanan melalui kombinasi tendangan dan pukulan ke arah tubuh Makhachev.
Namun, Makhachev mampu membalas dengan tendangan ke kepala yang menjatuhkan Garry. Dia kemudian membawa pertarungan kembali ke bawah dan melancarkan serangan ground-and-pound .
Garry Bangkit pada Ronde Ketiga dan Keempat
Garry tampil lebih efektif pada ronde ketiga dan keempat. Ia beberapa kali berhasil menggagalkan upaya takedown Makhachev sekaligus mendaratkan pukulan ke wajah dan tubuh lawannya.
Namun, Makhachev kembali menggunakan strategi grappling pada ronde kelima. Ia berhasil menjatuhkan Garry dan mengambil posisi di belakang lawannya.
Makhachev bahkan sempat mencoba mengunci rear-naked choke. Garry mampu bertahan hingga bel terakhir berbunyi sehingga pertarungan harus ditentukan melalui keputusan juri.
Belum Ada Lawan Berikutnya
Makhachev saat ini belum memiliki lawan resmi untuk pertarungan berikutnya. UFC juga belum mengumumkan jadwal maupun kandidat lawan yang akan dihadapi sang juara kelas welter.
Sejumlah nama mulai disebut sebagai calon penantang, termasuk Michael Morales dan Carlos Prates.
Jika rencananya terealisasi, Makhachev berpeluang kembali bertarung pada akhir 2026 atau Januari 2027 sebelum memasuki bulan Ramadan. Dengan usia 34 tahun dan kondisi fisik yang menurutnya masih baik, Makhachev tampaknya belum berniat memperlambat langkahnya dalam mempertahankan dominasi di kelas welter.










