Andi Syamsuddin Arsyad atau yang akrab disapa Haji Isam selaku pemilik Jhonlin Group, didampingi Dato’ Low Tuck Kwong selaku pemegang saham pengendali PT Bayan Resources Tbk, serta Norman Joesoef selaku pemilik Republik Korpora Indonesia (RKI) atau Republikorp saat melalukan peninjauan lapangan bersama di area operasional tambang perseroan di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (15/8/2026). (Foto: Inilah.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Seiring kabar pengusaha nasional Andi Syamsuddin Arsyad atau yang akrab disapa Haji Isam bakal mengakuisisi 62,2 persen saham PT Bayan Resources (BYAN), membuat harga saham BYAN tiba-tiba melonjak drastis hingga 20 persen ke Rp14.400.
Sebanyak 1,27 juta saham emiten batu bara diperdagangkan dengan frekuensi 984 kali, dan nilai transaksi mencapai Rp17,20 miliar.
Tak hanya itu, bahkan saham BYAN juga turut diincar investor asing pada perdagangan Jumat (14/8/2026) dengan net buy Rp2,01 miliar, sehingga volume transaksi saham BYAN meledak.
Bila dibandingkan dengan Kamis (13/8/2026), hanya 10,1 ribu saham PT Bayan Resources yang diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp121,28 juta.
Sementara itu, sepanjang semester I tahun 2026, PT Bayan Resources membukukan pendapatan US$1,74 miliar. Naik dibandingkan US$1,62 miliar pada periode yang sama tahun 2025. Sedangkan laba bersih juga naik menjadi US$410,25 juta, dari sebelumnya US$349,24 juta
Sebagai informasi, per 31 Juli 2026, konglomerat Low Tuck Kwong masih menguasai 40,25 persen saham BYAN. Sisanya, Elaine Low sebesar 22 persen, PT Sumber Suryadaya Prima sebesar 10 persen.
Lalu Korea East-West Power, Korea Midland Power, Korea South-East Power masing-masing sebesar 4 persen. Kemudian Lim Chai Hock sebesar 3,26 persen, dan Jenny Quantero sebesar 2,98 persen.
Dengan demikian, total kepemilikan saham Low Tuck Kwong dan afiliasinya, yakni Elaine Low di BYAN memang sekitar 62,25 persen. Hal tersebut sesuai angkanya dengan rencana akuisisi oleh Haji Isam.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.










