Petugas melakukan penyisiran bangunan Pelabuhan Laurentius Say Maumere yang rusak akibat gempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). (Foto: Antara/Gregorio J Gilbert/nym)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data korban gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga Senin (17/8/2026), jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 68 jiwa.
“68 jiwa yang meninggal,” kata Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers, Senin.
Berton mengatakan jumlah tersebut masih berpotensi berubah seiring proses pencarian dan pendataan korban di sejumlah wilayah terdampak.
“Kami tetap memantau jumlah korban ini dan terus akan kami laporkan ketika nanti ada jumlah korban yang ditemukan,” ujarnya.
Selain korban meninggal, BNPB mencatat 213 orang mengalami luka-luka akibat gempa.
“Jumlah luka-luka saat ini ditemukan 213 jiwa,” kata Berton.
Korban jiwa tersebut tersebar di wilayah terdampak gempa, mulai dari Kabupaten Manggarai Timur hingga Kabupaten Ngada.
Gempa bumi mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8/2026). Gempa tersebut menimbulkan korban jiwa dan kerusakan sejumlah bangunan serta memaksa ribuan warga mengungsi.
BNPB masih melakukan pemantauan dan pembaruan data seiring berlangsungnya penanganan darurat di wilayah terdampak.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.







