José Mourinho memberikan respons tegas setelah Real Madrid gagal mendapatkan Rodri yang akhirnya memilih bergabung dengan Barcelona pada bursa transfer musim panas 2026.
Gelandang asal Spanyol itu sebelumnya dikaitkan dengan Real Madrid. Namun, Rodri kemudian membuat keputusan mengejutkan dengan meninggalkan Manchester City dan bergabung dengan Barcelona dalam transfer yang dilaporkan mencapai £65 juta.
Mourinho, yang kini menangani Real Madrid untuk periode keduanya, tidak menganggap keberhasilan Barcelona merekrut Rodri sebagai sebuah kemenangan besar di luar lapangan.
Menurut Mourinho, ukuran keberhasilan sebuah klub tetap ditentukan oleh apa yang terjadi di lapangan, terutama melalui trofi yang berhasil diraih.
“Kemenangan terjadi di lapangan; trofi adalah kemenangan,” ujar Mourinho ketika ditanya apakah keberhasilan Barcelona mendapatkan Rodri merupakan kemenangan ganda.
Mourinho Sempat Berbicara dengan Rodri
Mourinho mengungkapkan bahwa dirinya sempat berbicara dengan Rodri dalam proses transfer tersebut. Ia juga membenarkan bahwa Real Madrid telah memberikan tawaran yang sangat baik kepada pemain berusia 30 tahun itu.
“Saya berbicara dengan Rodri beberapa kali. Real Madrid memberikan tawaran yang sangat bagus,” kata Mourinho.
Menurutnya, hubungan antara Real Madrid dan Manchester City juga berjalan dengan baik sehingga proses negosiasi seharusnya tidak menjadi persoalan besar.
Namun, Mourinho menyebut Rodri sempat mengalami keraguan sebelum akhirnya memilih Barcelona.
“Saya pikir hubungan antara Real Madrid dan City sangat baik. Klub memberikan tawaran penting kepadanya. Rodri memiliki keraguan, dia ragu, dan saya pikir apa yang terjadi adalah keraguan yang dimiliki Rodri membuat saya ikut ragu,” ujarnya.
Mourinho kemudian memberikan penilaian cukup tegas mengenai karakter pemain yang ingin memperkuat Real Madrid.
“Dia adalah pemain yang luar biasa. Tetapi saya pikir Real Madrid begitu besar sehingga kami tidak bisa memiliki pemain yang berpikir dua kali,” kata Mourinho.
Meski kecewa dengan keputusan tersebut, Mourinho tetap menghormati pilihan Rodri.
“Dia bersikap profesional kepada kami dan saya mendoakan yang terbaik untuknya,” lanjutnya.
Rodri Tegaskan Barcelona Pilihan Pertama
Rodri sendiri memberikan penjelasan setelah resmi diperkenalkan sebagai pemain Barcelona.
Mantan pemain Atlético Madrid itu mengakui memang ada tawaran lain yang datang, tetapi Barcelona disebut sebagai pilihan pertamanya.
“Ini adalah hari yang spesial dan babak baru yang penting dalam karier saya,” kata Rodri.
Rodri mengaku keputusan meninggalkan Manchester City bukan perkara mudah. Ia menghabiskan tujuh tahun di klub Inggris tersebut setelah pindah dari Atlético Madrid pada 2019.
“Ini keputusan yang sulit. Pertama karena meninggalkan City. Mereka memberikan segalanya kepada saya dan saya sangat bahagia di sana. Saya akan selalu berterima kasih kepada mereka,” ujarnya.
Namun, Barcelona memiliki daya tarik tersendiri bagi Rodri.
“Barcelona selalu menjadi tolok ukur dunia bagi saya, karena cara mereka memahami sepak bola dan nilai-nilai mereka. Memang benar saya memiliki tawaran lain, tetapi Barca adalah pilihan pertama dan saya menyampaikannya kepada dewan,” kata Rodri.
Hansi Flick Sambut Kehadiran Rodri
Pelatih Barcelona Hansi Flick juga menyambut kedatangan Rodri dengan antusias. Ia menilai gelandang tersebut dapat memberikan dimensi baru bagi permainan Barcelona.
“Ini tentu merupakan kesempatan besar bagi kami untuk mendapatkannya. Semua orang 100 persen yakin mengenai hal ini,” ujar Flick.
Flick bahkan menyebut Rodri sebagai salah satu gelandang nomor enam terbaik di dunia.
“Dia pemain yang fantastis. Dia memberikan sesuatu yang spesial kepada setiap tim. Bagi saya, sangat bagus dia berada di sini,” katanya.
Menurut Flick, kemampuan Rodri dalam mengontrol pertandingan dan memenangkan duel akan meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan.
“Dia mungkin salah satu nomor enam terbaik. Dia bisa mengontrol pertandingan, tetapi juga sangat membantu pertahanan. Dia memenangkan duel udara, yang sangat penting bagi kami. Dia meningkatkan level setiap pemain,” ujar Flick.
Rodri Tinggalkan Jejak Besar di Manchester City
Rodri bergabung dengan Manchester City dari Atlético Madrid pada 2019. Selama tujuh musim di Etihad Stadium, ia mencatat 298 penampilan dan menjadi salah satu pemain terpenting dalam kesuksesan klub.
Bersama Manchester City, Rodri memenangkan empat gelar Premier League, satu Liga Champions, dua Piala FA, dan tiga Piala Liga Inggris.
Ia juga mencapai puncak karier individu ketika memenangkan Ballon d’Or pada 2024.
Kini, Rodri memulai tantangan baru bersama Barcelona. Kepindahannya sekaligus menjadi pukulan bagi Real Madrid yang sebelumnya berusaha mendapatkan salah satu gelandang terbaik Spanyol tersebut.
Bagi Mourinho, keputusan Rodri sudah menjadi bagian dari masa lalu. Pelatih asal Portugal itu memilih melihat keberhasilan Real Madrid berdasarkan performa di lapangan.
Dengan persaingan Real Madrid dan Barcelona yang kembali memanas, transfer Rodri menambah bumbu baru dalam rivalitas dua raksasa Spanyol tersebut. Namun, pembuktian sesungguhnya baru akan terjadi ketika keduanya bertemu di lapangan.










