Jepang Bertekuk Lutut, Timnas eFootball Indonesia Jadi Raja Baru Asia!

Jepang Bertekuk Lutut, Timnas eFootball Indonesia Jadi Raja Baru Asia!

Timnas eFootball Indonesia berhasil menjadi juara FIFAe Continental Championship 2026 Asia Football Console setelah menaklukkan Jepang pada pertandingan final, Sabtu (22/8/2026).

Indonesia memastikan gelar juara setelah melalui rangkaian pertandingan ketat dalam turnamen yang mempertemukan sejumlah tim terbaik Asia. Pada partai final, skuad Merah Putih menang 2-1 atas Jepang.

Gelar tersebut menjadi pencapaian penting bagi Indonesia sekaligus menegaskan posisi tim nasional eFootball Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama di kawasan Asia.

Indonesia Singkirkan Malaysia Sebelum Hadapi Jepang

Dalam perjalanan menuju partai puncak, Indonesia yang diperkuat Elga Cahya Putra dan Mohammad Akbar Paudie terlebih dahulu menyingkirkan tuan rumah Malaysia.

Indonesia mengalahkan Malaysia dengan skor agregat 2-1 pada semifinal. Hasil tersebut mengantarkan Elga dan Paudie ke final untuk menghadapi Jepang.

Jepang sendiri memastikan tempat di partai puncak setelah mengalahkan Yordania dengan agregat 5-3.

Pertandingan final kemudian menjadi penentu gelar juara FIFAe Continental Championship 2026 Asia Football Console. Indonesia berhasil mengatasi perlawanan Jepang dengan kemenangan 2-1.

Indonesia Pastikan Tiket ke FIFAe Finals 2026

Keberhasilan menjadi juara Asia juga memastikan Indonesia masuk dalam jajaran peserta FIFAe Finals 2026.

FIFAe melalui akun resminya menyebut Indonesia mampu melewati berbagai tantangan sepanjang turnamen hingga akhirnya mengangkat trofi FIFAe Continental Championship 2026 Asia Football Console.

Gelar tersebut sekaligus melanjutkan tren positif Indonesia di kompetisi eFootball kategori konsol.

Sebelumnya, Indonesia berhasil menjuarai FIFAe World Cup 2024 untuk kategori konsol eFootball. Skuad Merah Putih kemudian menempati posisi keempat pada edisi 2025.

Dengan keberhasilan di Kejuaraan Kontinental 2026, Indonesia kembali menunjukkan konsistensinya di level internasional.

FIFAe Draft Tambah Unsur Strategi

FIFAe Continental Championship 2026 juga menggunakan format FIFAe Draft yang memberikan dimensi taktik tambahan dalam penyusunan skuad.

Melalui mekanisme tersebut, setiap tim mendapatkan kesempatan memilih pemain dari kumpulan pemain yang telah ditentukan. Pemain yang dipilih melalui sistem draft dapat digunakan beserta seluruh versi yang tersedia dari pemain tersebut di dalam gim.

Format tersebut membuat strategi penyusunan skuad menjadi salah satu faktor penting dalam pertandingan. Para pemain tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis dalam permainan, tetapi juga mampu menentukan komposisi tim yang paling sesuai dengan strategi.

Indonesia Peringkat Ketiga Dunia

Keberhasilan menjadi juara Asia semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara papan atas dunia dalam kategori eFootball Console.

Berdasarkan FIFAe Rankings yang terakhir diperbarui pada 6 Juli 2026, Indonesia menempati peringkat ketiga dunia dengan FIFAe Power Index (FPI) 1.461,74.

Indonesia hanya berada di belakang Brasil yang menempati peringkat pertama dengan FPI 1.502,31 dan Polandia di posisi kedua dengan 1.500,26.

Prancis berada di peringkat keempat dengan FPI 1.417,23, sedangkan Italia menempati posisi kelima dengan 1.409,90.

Posisi tersebut menunjukkan konsistensi Indonesia dalam persaingan eFootball dunia. Kini, setelah mengamankan gelar juara Asia, Elga Cahya Putra dan Mohammad Akbar Paudie akan menjadi tumpuan Indonesia untuk kembali bersaing di FIFAe Finals 2026.

Visited 4 times, 4 visit(s) today