Wujud bantuan Kementerian Sosoal untuk korban bencana gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Dokumentasi: Kemensos)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan berupa santunan duka kepada 13 ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penyerahan santunan berlangsung di Posko Terpadu Lapangan Berdikari Danga, Kabupaten Nagekeo, Sabtu (22/8/2026), disaksikan Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, Perwakilan Direktorat PSKB Kemensos, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nagekeo, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nagekeo, serta keluarga dan ahli waris korban.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan, Kemensos akan memberikan santunan kepada para korban sesuai dengan prosedur yang berlaku secara nasional.
“Santunan kepada ahli waris yang meninggal sebesar Rp 15 juta,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (23/8/2026).
Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan, penanganan bencana dilaksanakan pemerintah pusat berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta relawan, mulai dari tahap evakuasi, tanggap darurat, hingga rehabilitasi.
“Jadi kalau penanganan bencana itu diawali dengan tahap evakuasi, yang dilakukan oleh mereka yang terlatih, biasanya dari TNI, Polri atau relawan-relawan kebencanaan,” ujar Gus Ipul.
Setelah evakuasi, tahap berikutnya adalah tanggap darurat. Di tahap ini, berfokus pada penyaluran bantuan logistik, mendirikan posko pengungsian hingga dapur umum. Adapun tahap terakhir adalah rehabilitasi atau pemulihan pascabencana.
Dalam sambutannya, Bupati Nagekeo Simplisius Donatus menyampaikan apresiasi kepada Kemensos atas respons dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Nagekeo pascabencana gempa bumi.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Nagekeo,” kata Simplisius.
Dia menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban, dan berharap pada ahli waris agar tetap kuat, tabah, dan menyerahkan segala yang telah terjadi kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Kehilangan orang yang kita cintai tentu merupakan duka yang sangat berat,” ujarnya.
Menurutnya, santunan sebesar Rp15 juta yang diterima masing-masing ahli waris merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah kepada korban terdampak.
“Bantuan ini mungkin tidak dapat menggantikan kehilangan yang dialami, tetapi kiranya dapat sedikit meringankan beban keluarga dan menjadi bentuk kepedulian serta kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang berduka,” tuturnya.
Kemensos bersama pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dalam penanganan dampak bencana, termasuk memastikan bantuan bagi masyarakat terdampak dapat disalurkan secara tepat sasaran.
Bantuan santunan duka bagi para ahli waris diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membantu memenuhi kebutuhan serta menjadi dukungan moril dan materiil guna meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.







