Sentuhan Debut Ruben Amorim Bawa AC Milan Sikat Torino 2-1

Sentuhan Debut Ruben Amorim Bawa AC Milan Sikat Torino 2-1

Ibnu Medium.jpeg

Senin, 24 Agustus 2026 – 04:40 WIB

Pelatih baru AC Milan, Ruben Amorim, mengungkap instruksi krusialnya saat turun minum yang sukses mengubah mentalitas tim demi menaklukkan Torino 2-1. (Foto: Getty images)

Pelatih baru AC Milan, Ruben Amorim, mengungkap instruksi krusialnya saat turun minum yang sukses mengubah mentalitas tim demi menaklukkan Torino 2-1. (Foto: Getty images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pelatih baru AC Milan, Ruben Amorim, membeberkan kunci sukses di balik kemenangan 2-1 timnya atas Torino pada laga pembuka Serie A musim 2026/2027 di Stadio Olimpico Grande Torino, Minggu (23/8) malam waktu setempat.

Juru taktik asal Portugal itu secara terbuka mengungkapkan bahwa instruksinya saat turun minum berhasil mengubah mentalitas bermain skuad Rossoneri.

Milan mengawali pertandingan dengan cukup lambat dan terlihat masih terbawa tren hasil kurang meyakinkan selama pramusim. Kebutuan baru pecah di babak kedua ketika Amorim melakukan pergantian krusial dengan memasukkan Adrien Rabiot dan Luka Modric.

Kehadiran Rabiot langsung memberikan dampak instan. Gelandang asal Prancis itu memberikan assist untuk gol pembuka Milan yang dicetak pemain muda berusia 19 tahun, Alphadjo Cisse, sebelum akhirnya ia sendiri mencatatkan namanya di papan skor beberapa menit kemudian. Tuan rumah Torino hanya mampu membalas satu gol hiburan di masa injury time lewat tendangan voli akrobatik Che Adams.

Ubah Mentalitas “Takut Kalah”

Dalam wawancara pasca-pertandingan, Amorim menyoroti kecemasan para pemainnya di babak pertama yang tampil terlalu berhati-hati.

“Pada babak pertama, kekhawatiran para pemain saya adalah mengendalikan permainan, jangan sampai kalah, jangan kehilangan bola saat transisi. 

Namun, kami kurang agresif di sepertiga akhir. Kami membicarakan hal itu di ruang ganti, mereka akhirnya mengerti bahwa bukan begitu caranya memenangkan pertandingan,” ungkap Amorim kepada DAZN Italia.

“Ini bukan tentang meraih hasil imbang atau menunggu permainan datang kepada kita. Kami menaruh tempo yang jauh lebih cepat di 20 menit pertama babak kedua. Pada menit-menit akhir kami bekerja sebagai tim, menderita dan bertahan bersama,” tambahnya.

Taktik Baru dan Pujian untuk Cisse

Kemenangan ini juga memperlihatkan keberanian Amorim dalam merombak taktik. Ketika Rabiot masuk, ia tidak ditempatkan di posisi aslinya seperti pada era Max Allegri, melainkan diinstruksikan untuk mengisi peran trequartista yang lebih maju guna menggantikan Ruben Loftus-Cheek.

Selain itu, Amorim tak segan melontarkan pujian setinggi langit untuk Alphadjo Cisse. “Ini bukan sekadar tentang golnya, tetapi kualitas yang ditunjukkan Cisse selama pertandingan. Di babak pertama, ia bertindak seolah-olah sebagai pemain paling berpengalaman di tim kami,” puji eks pelatih Sporting CP tersebut.

Kendati berhasil meraup tiga poin perdana, Amorim menyadari masih banyak PR yang harus diselesaikan, terutama soal kebugaran fisik pemain yang dinilai belum mampu melakukan pressing tinggi selama 90 menit penuh.

“Kami perlu melatih cara menyerang kotak penalti, cara bertahan di area sendiri, dan bagaimana menderita saat memegang bola. Hari ini saya senang karena kami menang, dan segala kekhawatiran itu akan kami pikirkan besok,” pungkas Amorim.

Pada laga ini, bintang asal Portugal Rafael Leao terpaksa absen dan tetap berada di Milan karena mengalami cedera ringan, sementara pemain anyar Diego Moreira masih harus duduk di bangku cadangan menunggu debutnya berseragam Rossoneri.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 1 times, 1 visit(s) today