Resah Aktivitas Malam Hari, Warga Sukoharjo Bongkar Gudang yang Disulap Jadi Markas Kasino

Resah Aktivitas Malam Hari, Warga Sukoharjo Bongkar Gudang yang Disulap Jadi Markas Kasino

Ajat Medium.jpeg

Senin, 31 Agustus 2026 – 01:15 WIB

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo setelah mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan di Solo, Minggu (30/8/2026).(Foto: inilahjateng)

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo setelah mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan di Solo, Minggu (30/8/2026).(Foto: inilahjateng)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Aktivitas keluar-masuk orang setiap malam di sebuah bangunan yang tampak seperti gudang di Sukoharjo, Jawa Tengah, ternyata menjadi awal munculnya kecurigaan warga. Belakangan, bangunan tersebut digerebek Bareskrim Polri dan diketahui digunakan sebagai markas operasional kasino.

Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo mengatakan warga mulai curiga karena aktivitas di lokasi lebih banyak terjadi pada malam hari.

“(Kecurigaan warga?) Waktu itu aktivitasnya jadi tiap malam. Jadi katanya kok ada malam keluar masuk, keluar masuk seperti itu saja itunya. Padahal kan harusnya kalau pertokoan atau pergudangan itu kan dilakukan di siang hari. Nah, itu kebanyakan di malam hari,” kata Anggaito seperti dikutip, Minggu (30/8/2026).

Kecurigaan tersebut sebelumnya telah ditindaklanjuti Polres Sukoharjo. Polisi bahkan sempat melakukan pengecekan ke bangunan tersebut sekitar dua bulan sebelum penggerebekan Bareskrim.

Namun, saat pemeriksaan dilakukan, polisi tidak menemukan aktivitas perjudian.

“Dari Polres Sukoharjo sendiri, dengan adanya kejadian ini, ini pun juga sebagai suatu hal yang mengejutkan kami, walaupun sebenarnya sudah mengetahui. Kalau kita waktu itu sebelum dari Bareskrim itu kan kita juga melakukan kegiatan sebelumnya itu sudah 2 bulan lalu, namun informasinya sudah tidak ada atau mungkin waktu itu tidak ada kegiatan,” ungkapnya.

Anggaito mengatakan pengecekan saat itu dilakukan dengan melibatkan masyarakat sekitar. Dari bagian luar, bangunan tersebut memang tidak menunjukkan aktivitas yang mencurigakan.

“Karena kita kerja sama juga dengan warga, dengan warga masyarakat segala macam itu dari situ kita waktu itu kegiatan cuma terlihatnya kalau dari luar ya kayak gudang, kayak itunya dan lain sebagainya. Kalau misalnya baru ke dalam, nah itu baru muncul seperti itu,” terangnya.

Markas kasino tersebut kemudian digerebek Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri. Sebanyak 71 orang diamankan dari lokasi, dengan 30 orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus tersebut kini ditangani Bareskrim Polri. Polres Sukoharjo turut membantu penanganan perkara, termasuk terkait barang bukti yang diamankan dari lokasi.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 2 times, 2 visit(s) today