Terkait Dugaan Raibnya Benda Berharga Nasabah di SDB, DPR Desak OJK Periksa MNC Bank

Terkait Dugaan Raibnya Benda Berharga Nasabah di SDB, DPR Desak OJK Periksa MNC Bank

Diana Medium.jpeg

Rabu, 2 September 2026 – 04:09 WIB

Ilustrasi---PT MNC Bank Internasional Tbk. (Foto: Dok. MNC Bank).

Ilustrasi—PT MNC Bank Internasional Tbk. (Foto: Dok. MNC Bank).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Anggota Komisi XI DPR yang membidani perbankan dan transaksi keuangan, Harris Turino menilai, dugaan hilangnya surat berharga di Safe Deposit Box (SDB) yang diduga milik MNC Bank, harus menjadi perhatian serius.

Karena menyangkut kepentingan nasabah atau konsumen, otoritas harus menangani masalah tersebut sebagai prioritas. Apalagi, bisnis bank sangat bergantung pada kepercayaan (trust), serta keamanan sistem perbankan.

“SDB pada dasarnya memang merupakan fasilitas yang disediakan bank untuk memberikan tempat penyimpanan yang aman, bagi nasabah,” ungkap politikus PDIP itu, saat berbincang dengan Inilah.com di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Karena itu, kata Harris, jika benar telah terjadi kehilangan isi SDB yang diduga milik MNC Bank, perlu diperiksa secara menyeluruh. Termasuk keandalan sistem keamanan dan pengawasan SDB di bank tersebut.

Termasuk akses terhadap ruang SDB, rekaman CCTV, mekanisme penggunaan kunci atau akses, pencatatan keluar-masuk, serta siapa saja yang memiliki kewenangan untuk mengaksesnya (SDB).

“Menurut saya, OJK perlu melakukan pemeriksaan. Khususnya untuk memastikan apakah bank telah menerapkan prinsip manajemen risiko dan pengamanan SDB, sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Pemeriksaan tersebut, kata Harris, bukan berarti OJK langsung menyimpulkan bank bersalah. Namun untuk memastikan apakah terdapat kelemahan dalam sistem dan prosedur SDB. “Sehingga memungkinkan terjadinya kehilangan, kalau itu benar terjadi,” tuturnya.

Di sisi lain, Harris menyinggung aspek tanggung jawab hukum antara bank dengan nasabah, perlu dilihat berdasarkan perjanjian SDB, fakta kejadian, serta hasil investigasi.

Jangan sampai, sebelum fakta dan bukti lengkap terungkap, publik sudah mengambil kesimpulan pihak mana yang bertanggung jawab.

“Kasus ini jangan dilihat hanya sebagai persoalan antara nasabah dengan bank. Kalau memang terdapat kelemahan sistem, OJK perlu memastikan agar tidak terjadi di bank lain. Karena itu tadi, pertaruhannya adalah kepercayaan masyarakat terhadap perbankan,” pungkasnya.

Viral di Medsos

Muasal masalah ini terungkap dari sebuah tayangan video pendek yang viral di media sosial (medsos) yakni Instagram pada Minggu (30/8/2026). Di mana, seorang nasabah berkemeja hitam terlihat menangis sambil membuka satu per satu amplop yang tersimpan di dalam safe deposit box (SDB) yang diduga milik MNC Bank.

Seorang nasabah menangis setelah mengetahui barang-barang di safety box miliknya diduga milik MNC Bank raib. (Foto: tangkapan layar/media sosial).

Dalam video tersebut, terlihat empat orang lainnya. Dua di antaranya diduga merupakan pegawai bank, sedangkan dua lainnya merupakan pihak yang merekam video.

Nasabah bersama pegawai bank tampak memeriksa satu per satu amplop yang tersimpan di SDB. Sang pegawai menunjukkan sejumlah amplop bertuliskan angka-angka ke arah kamera.

“Saya sedih, Pak. Semua enggak ada lagi. Nih, Pak, kosong, Pak. Bener enggak, Pak? Saya mau bohong bagaimana, Pak?” kata nasabah itu sambil menangis.

Sementara, seseorang yang mengenakan kemeja putih dan berkacamata diduga adalah pegawai bank, tampak mengonfirmasi pernyataan sang nasabah. “Iya, Bu,” jawab pegawai bank sambil menganggukkan kepala.

Respons Bank MNC

Corporate Secretary MNC Bank, Edward Kennetze Lubis mengatakan, pihaknya menemukan adanya kejanggalan dalam video tersebut.

“Pihak Bank menilai terdapat kejanggalan terkait dengan video yang saat ini beredar di media sosial. Kami akan melakukan pengecekan dan penelusuran lebih lanjut atas video yang beredar tersebut,” kata Edward dalam keterangannya kepada Inilah.com, Minggu (30/8/2026).

Hanya saja, Edward tak menjelaskan secara rinci mengenai kejanggalan yang dimaksud. Pihak MNC Bank masih melakukan pengecekan untuk memastikan fakta di balik informasi yang disampaikan melalui video tersebut.

Bank milik pengusaha Hary Tanoesoedibjo itu, membuka kemungkinan menempuh jalur hukum terhadap pembuat video, apabila hasil penelusuran menunjukkan informasi yang disampaikan ke publik, tidak benar dan menimbulkan kerugian bagi pihak bank.

“Bank akan mengambil langkah hukum terhadap pembuat video tersebut apabila video tersebut tidak benar dan merugikan Bank,” ujarnya.

Dengan pernyataan tersebut, MNC Bank belum bisa menyimpulkan apakah barang-barang milik nasabah di dalam SDB, benar-benar raib seperti dalam tayangan video.

Sejauh ini, pihak bank masih menelusuri untuk memastikan fakta di balik video yang telanjur viral tersebut. Apakah benar seluruh isi SDB itu hilang karena dicuri atau terdapat fakta lainnya. Semua jawabannya masih harus menunggu hasil pengecekan MNC Bank.
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 1 times, 1 visit(s) today