Bukan Karena Sang Ayah, Ini Alasan Bali United Gaet Jay Herdman!

Bukan Karena Sang Ayah, Ini Alasan Bali United Gaet Jay Herdman!

Klub Super League Bali United mendatangkan gelandang Jay Herdman dari klub Liga Premier Kanada, Cavalry FC. Nilai transfernya tidak diungkap kedua klub.

Pemain berusia 22 tahun itu merupakan putra dari John Herdman, pelatih kepala Timnas Indonesia.

Cavalry FC mengonfirmasi kepindahan tersebut melalui pernyataan resmi. “Klub berterima kasih kepada Jay atas semua kontribusinya, dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya,” bunyi pernyataan klub asal Alberta itu.

Perjalanan Karier Jay Herdman

Jay Herdman pertama kali tiba di Cavalry FC melalui peminjaman di tengah musim dari Vancouver Whitecaps pada 2024.

Adaptasinya berjalan baik. Ia mencetak satu gol dan satu assist dalam perjalanan klub tersebut memenangi North Star Cup, gelar juara Liga Premier Kanada.

Cavalry kemudian mempermanenkan statusnya pada tahun berikutnya. Sepanjang 2025, ia tampil 21 kali dengan tambahan tiga assist.

Namun menit bermainnya menyusut musim ini. Dari sepuluh penampilan, tidak satu pun ia jalani selama 90 menit penuh, meski tetap membukukan dua assist.

Berkurangnya menit bermain itu kemungkinan menjadi salah satu pertimbangan kepindahannya.

Bukan Kandidat Timnas Indonesia

Satu hal perlu diluruskan sejak awal untuk menghindari kesalahpahaman.

Meski merupakan putra pelatih Timnas Indonesia, Jay Herdman tidak berada dalam jalur menuju Skuad Garuda.

Ia lahir di Selandia Baru dan sudah membela negara tersebut di level Timnas U-23. Selain itu, ia memegang dokumen kewarganegaraan Kanada.

Dengan status tersebut, kepindahannya ke Indonesia murni merupakan langkah karier di level klub, bukan bagian dari program naturalisasi maupun perekrutan pemain diaspora yang tengah gencar dilakukan PSSI.

Perlu dicatat pula bahwa John Herdman menangani tim nasional, bukan klub. Tidak ada hubungan kerja langsung antara sang pelatih dan Bali United.

Bali United dan Musim Baru

Bali United berbasis di Gianyar, Bali, dan berusia sebelas tahun sebagai klub — hanya sedikit lebih tua dari Cavalry FC.

Serdadu Tridatu menutup musim lalu di papan tengah klasemen. Musim baru dijadwalkan bergulir pada September, memberi Jay Herdman waktu yang cukup untuk beradaptasi dengan skuad.

Ia bukan satu-satunya wajah baru. Bali United sudah lebih dulu mendatangkan Jort van der Sande, Remco Balk, Queven Inacio, Thomas Lam, dan Tim Geypens.

Nama terakhir cukup menarik perhatian. Geypens merupakan salah satu pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang sebelumnya bermain di FC Emmen, Belanda.

Karier Sang Ayah

John Herdman resmi ditunjuk PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Januari 2026, dengan kontrak dua tahun disertai opsi perpanjangan dua tahun menuju Piala Dunia 2030.

Pelatih asal Inggris kelahiran Consett itu punya rekam jejak yang tidak biasa. Ia merupakan satu-satunya pelatih di dunia yang pernah membawa tim nasional putra dan putri ke putaran final Piala Dunia.

Sebelum ke Indonesia, ia menangani Timnas Putri Selandia Baru, Timnas Putri Kanada dengan dua medali perunggu Olimpiade, lalu Timnas Putra Kanada yang ia bawa ke Piala Dunia 2022 setelah penantian 36 tahun. Ia juga sempat melatih Toronto FC di MLS.

Bersama Indonesia, langkahnya di Piala AFF 2026 terhenti di fase grup.

Visited 2 times, 1 visit(s) today