Vinicius Junior dan Neymar dari Brasil tampak kecewa setelah tim mereka tersingkir dari turnamen setelah kalah dalam adu penalti selama pertandingan perempat final Piala Dunia FIFA Qatar 2022 antara Kroasia dan Brasil di Stadion Education City pada 9 Desember 2022 di Al Rayyan, Qatar. (Foto: Michael Steele/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Sebuah kabar mengejutkan datang dari ruang ganti Tim Nasional Brasil menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Pelatih kepala Tim Samba, Carlo Ancelotti, dilaporkan sama sekali tidak memiliki rencana untuk memasukkan nama megabintang Neymar ke dalam skuadnya pada turnamen akbar tersebut.
Kabar pencoretan ini pertama kali diungkapkan oleh media lokal Brasil pada Sabtu (4/4).
Jurnalis olahraga ternama, Andre Loffredo, mengklaim bahwa Ancelotti saat ini bahkan tidak mempertimbangkan opsi untuk memanggil penyerang yang kini berseragam Santos tersebut.
Lebih lanjut, Loffredo menyebutkan bahwa Neymar dipastikan absen dari rencana jangka panjang sang manajer asal Italia itu.
Ancelotti juga dilaporkan merasa heran dan tidak memahami mengapa publik dan media masih terus memperdebatkan potensi kembalinya Neymar ke skuad tim nasional.
Prioritaskan Performa Terkini daripada Reputasi
Tuntutan publik agar Neymar kembali dipanggil ke timnas sejatinya didorong oleh pencapaian masa lalunya serta harapan besar para penggemar untuk melihat sang pemain kembali ke level performa terbaiknya.
Namun, Ancelotti dikenal sebagai pelatih yang pragmatis.
Ia dikabarkan hanya berfokus pada statistik dan performa terkini di atas lapangan.
Menurut penilaian tim pelatih, apa yang ditunjukkan oleh Neymar dalam beberapa bulan terakhir tidak cukup meyakinkan untuk menjustifikasi satu tempat berharga di skuad final Piala Dunia 2026.
Neymar, yang pernah menjadi titik tumpu utama serangan Brasil dan diakui sebagai salah satu pemain paling berpengaruh di generasinya, memang terlihat kesulitan untuk mereplikasi performa puncaknya secara konsisten dalam beberapa musim terakhir.
Dengan Timnas Brasil yang kini tengah memasuki siklus dan era baru menuju Piala Dunia 2026 di Amerika Utara, Carlo Ancelotti tampaknya sudah mengambil keputusan tegas: memprioritaskan performa aktual saat ini ketimbang sekadar mengandalkan reputasi besar di masa lalu.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













