Efek Piala Dunia: Valuasi Yamal-Haaland Tembus Rp4 Triliun, Messi-Ronaldo Anjlok

Efek Piala Dunia: Valuasi Yamal-Haaland Tembus Rp4 Triliun, Messi-Ronaldo Anjlok

Ibnu Medium.jpeg

Selasa, 28 Juli 2026 – 08:36 WIB

Lamine Yamal dan Erling Haaland mencetak sejarah sebagai pemain pertama dengan nilai pasar menembus Rp4 triliun pasca-Piala Dunia 2026. Nilai Messi anjlok. (Foto: Getty images)

Lamine Yamal dan Erling Haaland mencetak sejarah sebagai pemain pertama dengan nilai pasar menembus Rp4 triliun pasca-Piala Dunia 2026. Nilai Messi anjlok. (Foto: Getty images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Lamine Yamal dan Erling Haaland resmi mencatatkan nama mereka dalam buku sejarah sebagai pesepak bola pertama yang memiliki nilai pasar menembus angka Euro 200 juta, atau sekitar USD 251 juta (setara Rp4,06 triliun).

Berdasarkan pembaruan data dari situs spesialis transfer, Transfermarkt, pasca-Piala Dunia 2026, nilai pasar Yamal dan Haaland sama-sama melonjak sebesar USD 22,8 juta (sekitar Rp369 miliar). Kenaikan ini mendongkrak valuasi keduanya mencapai angka fantastis Rp4,06 triliun, menjadikan mereka sebagai pemain dengan nilai pasar termahal di dunia saat ini.

Pencapaian rekor yang terjadi secara bersamaan ini membuktikan bahwa inflasi pasar pemain sepak bola terus meroket. Klub-klub elite Eropa kini dituntut untuk bersedia menggelontorkan dana raksasa demi mengamankan talenta-talenta muda terbaik.

Efek Domino Piala Dunia 2026

Gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Utara berkontribusi masif terhadap lonjakan valuasi ini. Lamine Yamal yang baru berusia 19 tahun tampil luar biasa membawa Spanyol merengkuh gelar juara dunia. Sementara itu, Erling Haaland (25 tahun) terus mengukuhkan posisinya sebagai penyerang nomor wahid di muka bumi, meski Norwegia terhenti di perempat final.

Tepat di bawah mereka, bertengger mesin gol Real Madrid, Kylian Mbappe, dengan nilai valuasi mencapai USD 228 juta (sekitar Rp3,69 triliun). Pemain berusia 27 tahun ini menikmati kenaikan nilai pasar usai tampil meledak dengan torehan 10 gol, merebut Sepatu Emas, serta mengukir rekor gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia.

Kejutan terbesar datang dari gelandang andalan Bayern Munich, Michael Olise. Berkat rekor assist terbanyak dalam satu edisi turnamen sejak 1966 yang ia ciptakan, nilai pasarnya meroket dari Euro 150 juta menjadi USD 194 juta (sekitar Rp3,14 triliun), mendongkrak posisinya ke peringkat keempat dunia.

Menyusul di posisi kelima adalah Jude Bellingham dengan label harga USD 182 juta (sekitar Rp2,94 triliun), berkat peran sentralnya membawa Timnas Inggris meraih medali perunggu.

Daftar 10 Pemain Paling Berharga Pasca-Piala Dunia 2026

Berdasarkan data Transfermarkt, berikut adalah 10 pemain dengan nilai pasar tertinggi saat ini (dikonversi ke Rupiah):

  1. Erling Haaland – USD 251 Juta (Rp4,06 Triliun)
  2. Lamine Yamal – USD 251 Juta (Rp4,06 Triliun)
  3. Kylian Mbappe – USD 228 Juta (Rp3,69 Triliun)
  4. Michael Olise – USD 194 Juta (Rp3,14 Triliun)
  5. Jude Bellingham – USD 182 Juta (Rp2,94 Triliun)
  6. Pedri – USD 171 Juta (Rp2,77 Triliun)
  7. Vinicius Junior – USD 160 Juta (Rp2,59 Triliun)
  8. Vitinha – USD 160 Juta (Rp2,59 Triliun)
  9. Khvicha Kvaratskhelia – USD 160 Juta (Rp2,59 Triliun)
  10. Joao Neves – USD 160 Juta (Rp2,59 Triliun)

(Catatan: Kvaratskhelia menjadi satu-satunya pemain di 10 besar yang tidak berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Sementara itu, PSG menyumbangkan tiga pemain dalam daftar ini, terbanyak dari klub mana pun).

Runtuhnya Valuasi Era Messi dan Ronaldo

Di saat pemain muda seperti Elliot Anderson (USD 137 juta / Rp2,21 triliun) dan Julian Alvarez (USD 126 juta / Rp2,04 triliun) mengalami lonjakan harga yang drastis usai Piala Dunia, nilai pasar dua megabintang dari generasi sebelumnya harus merosot tajam seiring usia mereka.

Nilai pasar Lionel Messi kini tercatat hanya berada di angka USD 17 juta (sekitar Rp275,4 miliar), sementara rival abadinya, Cristiano Ronaldo, turun menyentuh USD 11 juta (sekitar Rp178,2 miliar). Perlu dicatat, angka ini murni mencerminkan estimasi pasar berdasarkan usia, sisa kontrak, serta potensi jual, bukan kualitas magis mereka di atas lapangan.

Di sisi lain, lembaga riset CIES Football Observatory bahkan merilis proyeksi yang jauh lebih gila. Menurut model statistik mereka, Yamal memegang takhta tunggal sebagai pemain paling berharga dengan estimasi nilai mencapai USD 361 juta hingga USD 420 juta (sekitar Rp5,84 triliun – Rp6,80 triliun). Sementara Haaland menyusul di rentang USD 237 juta hingga USD 276 juta (sekitar Rp3,83 triliun – Rp4,47 triliun).

Data dari kedua lembaga ini secara tegas menggarisbawahi pergeseran era sepak bola modern: mereka yang berusia di bawah 26 tahun dengan kontrak jangka panjang kini menjadi raja mutlak di pasar transfer global.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 1 times, 1 visit(s) today