Thom Jan Haye dari Indonesia menunggu tendangan bebas dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 putaran ketiga antara Australia Socceroos dan Indonesia di Stadion Allianz pada 20 Maret 2025 di Sydney, Australia. (Foto: Steve Christo – Corbis/Corbis via Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Dua pilar Timnas Indonesia, Thom Haye dan Shayne Pattynama, resmi dijatuhi sanksi oleh Komite Disiplin FIFA. Keduanya dilarang tampil dalam empat pertandingan internasional dan dikenai denda sebesar 5.000 franc Swiss atau sekitar Rp103 juta per pemain.
Putusan itu diumumkan FIFA pada Rabu (5/11/2025). Dengan demikian, total denda yang harus dibayarkan kepada FIFA mencapai Rp206 juta.
Sanksi ini dijatuhkan menyusul insiden yang terjadi usai laga Indonesia vs Irak pada fase keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, 11 Oktober lalu.
Dalam pertandingan yang digelar di Basra dan berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Irak tersebut, Thom Haye dan Shayne Pattynama dianggap menunjukkan perilaku tidak sportif terhadap lawan dan ofisial pertandingan, baik selama maupun setelah laga berakhir.
Insiden bermula ketika sejumlah pemain Indonesia melakukan protes keras terhadap keputusan wasit di penghujung pertandingan. Akibat tindakan itu, Haye dan Shayne diganjar kartu merah langsung, sementara manajer tim Sumardji juga turut diusir dari lapangan.
FIFA menilai tindakan kedua pemain tersebut sebagai pelanggaran disiplin serius yang merusak citra fair play. Dalam dokumen keputusan yang diterbitkan oleh Komite Disiplin, tidak tercantum klausul banding, sehingga keputusan bersifat final dan mengikat.
Dengan sanksi ini, Thom Haye dan Shayne Pattynama akan absen dalam empat laga internasional Timnas Indonesia berikutnya, yang dijadwalkan berlangsung pada Maret dan Juni 2026. Absennya dua pemain tersebut menjadi pukulan berat bagi skuad Garuda, mengingat keduanya merupakan bagian penting dalam struktur permainan tim.
Thom Haye selama ini dikenal sebagai motor di lini tengah dengan kemampuan distribusi bola dan visi permainan yang solid, sedangkan Shayne Pattynama merupakan bek kiri andalan yang kerap tampil stabil sejak naturalisasi resminya pada 2023.
PSSI hingga saat ini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait keputusan tersebut. Namun, federasi dipastikan harus menanggung biaya denda ke FIFA dan menyiapkan opsi pengganti untuk menghadapi empat laga penting pada kalender internasional mendatang.
Kasus ini menjadi pengingat bagi Timnas Indonesia agar lebih berhati-hati dalam mengelola emosi di lapangan. Meski protes merupakan bagian dari dinamika pertandingan, FIFA menegaskan bahwa sikap tidak sportif terhadap ofisial akan mendapat konsekuensi tegas tanpa kompromi.













