Ilustrasi terbaru Son Goku dalam versi lanjut usia mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar Dragon Ball.
Gambar yang dirilis untuk merayakan edisi ke-100 proyek ilustrasi karya Toyotarou itu bukan sekadar karya seni biasa, melainkan juga menghidupkan kembali pertanyaan lama yang sudah menghantui franchise tersebut selama puluhan tahun: kapan Dragon Ball akan berakhir?
Ilustrasi Goku tua tersebut didasarkan pada sketsa yang pernah dibuat oleh mendiang Akira Toriyama pada 1989. Saat itu, Toriyama menggambar sosok Goku berusia senja sambil menyisipkan komentar bercanda tentang masa depan serial Dragon Ball yang masih terus berjalan.
Goku Tua dari Sketsa Legendaris Toriyama
Dalam keterangan resmi yang menyertai ilustrasi tersebut, Toyotarou menjelaskan bahwa gambar itu terinspirasi dari manga esai yang dimuat dalam buku Dragon Ball Z Anime Special pada 1989.
Pada gambar terbaru, Goku tampil dengan rambut dan kumis memutih, membawa tongkat, serta mengenakan versi tua dari kostum oranye ikoniknya. Penampilan tersebut memberikan gambaran bagaimana sosok Saiyan legendaris itu jika benar-benar memasuki usia senja.
Toyotarou juga mengingatkan bahwa ketika Toriyama membuat sketsa tersebut, sang kreator sempat menulis pertanyaan, “Kapan Dragon Ball akan berakhir?” dan bercanda bahwa suatu hari Goku mungkin akan menjadi pria tua seperti dalam gambar itu.
Dragon Ball Belum Menunjukkan Tanda Berakhir
Menariknya, 37 tahun setelah sketsa asli itu dibuat, Dragon Ball masih menjadi salah satu franchise anime dan manga terbesar di dunia.
Dalam komentarnya, Toyotarou menyebut bahwa hingga 2026 “akhir Dragon Ball masih belum terlihat.” Pernyataan tersebut menjadi simbol bahwa warisan Toriyama tetap hidup meski sang kreator telah wafat pada 2024.
Saat ini, Dragon Ball masih memiliki berbagai proyek aktif, mulai dari manga, anime, film, merchandise hingga video game. Kehadiran proyek-proyek baru membuat kemungkinan berakhirnya franchise tersebut dalam waktu dekat masih terlihat kecil.
Akhir Era Xenoverse 2 Perkuat Simbol Pergantian Generasi
Munculnya ilustrasi Goku tua bertepatan dengan berakhirnya salah satu era penting dalam dunia Dragon Ball, yakni penutupan siklus dukungan konten untuk Dragon Ball Xenoverse 2.
Game yang dirilis pada 2016 itu telah bertahan hampir satu dekade dengan berbagai ekspansi dan DLC. Kini, Bandai Namco mulai mengarahkan perhatian ke Dragon Ball Xenoverse 3 yang telah diumumkan sebagai penerusnya.
Bagi banyak penggemar, momen ini terasa simbolis. Saat Xenoverse 2 menutup perjalanan panjangnya dan Dragon Ball memasuki fase baru, ilustrasi Goku tua seolah menjadi pengingat bahwa waktu terus berjalan, bahkan bagi karakter yang selama ini identik dengan semangat muda dan pertarungan tanpa akhir.
Masa Depan Dragon Ball Masih Misterius
Meski belum ada kepastian mengenai arah cerita utama Dragon Ball setelah berbagai proyek terbaru, ilustrasi Goku tua membuka ruang spekulasi baru di kalangan penggemar.
Apakah suatu hari Dragon Ball benar-benar akan menampilkan Goku dalam usia lanjut? Ataukah karakter tersebut akan tetap menjadi simbol petualangan tanpa akhir?
Untuk saat ini, jawaban atas pertanyaan itu masih menjadi misteri. Namun satu hal yang pasti, hampir empat dekade setelah Toriyama pertama kali melontarkan pertanyaan tentang akhir Dragon Ball, franchise tersebut masih terus bertahan dan belum kehilangan daya tariknya di mata penggemar di seluruh dunia.














