Hanya 4 Kali Main untuk Garuda, Masa Depan Mees Hilgers di Timnas Dipertanyakan

Hanya 4 Kali Main untuk Garuda, Masa Depan Mees Hilgers di Timnas Dipertanyakan


Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, dipastikan absen membela Garuda pada laga FIFA Match Day melawan Taiwan (5/9) dan Lebanon (8/9) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Hilgers memilih fokus pada proses kepindahan klub yang belum tuntas hingga detik-detik penutupan bursa transfer Eropa.

PSSI melalui situs resmi Kita Garuda menyatakan, keputusan Hilgers dihargai karena berkaitan langsung dengan masa depan kariernya. 

“Karier Mees juga penting untuk tim nasional,” kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, Rabu (3/9).

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mengaku kecewa dengan absennya bek berusia 24 tahun itu. 

“Pertama-tama, situasi Mees tidak bagus untuknya. Deadline di beberapa negara masih terbuka. Tapi jika seorang pemain tidak bisa bergabung, itu tidak baik baginya karena kami sedang mempersiapkan banyak hal untuk menghadapi Arab Saudi,” kata Kluivert dalam konferensi pers jelang laga kontra Taiwan.

Hilgers sebelumnya dilaporkan hampir bergabung dengan klub Ligue 1 Prancis, Stade Brestois 29, lewat skema pinjaman dari FC Twente. Namun, transfer itu batal di menit akhir karena tidak sempat menjalani tes medis sebelum tenggat jendela transfer Prancis pada 1 September. Kini, Hilgers masih mencari opsi klub lain di Portugal, Turki, Yunani, atau Ceko yang bursa transfernya belum ditutup.

Sejak debut melawan Bahrain pada Oktober 2024, Hilgers telah mencatat empat penampilan bersama Garuda. Laga terakhirnya terjadi saat Indonesia kalah 0-6 dari Jepang pada babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Juni lalu.

Sementara itu, pencari bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata, menyayangkan sikap Hilgers yang absen di momen penting persiapan. “Tim nasional punya hak memanggil pemain. Jika ingin bermain di sini, dia harus total. Tidak bisa setengah hati,” ujar Simon usai menghadiri final Nusantara Open 2025 di Bekasi.

Meski demikian, Simon memahami dilema yang dihadapi Hilgers. “Memilih klub baru bukan keputusan mudah. Ada keluarga yang dipikirkan. Sebagai pesepak bola, saya juga pernah mengalaminya. Yang penting, ikuti kata hati,” tambah legenda sepak bola kelahiran Ternate itu.

Visited 2 times, 1 visit(s) today