Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert memimpin sesi latihan resmi jelang pertandingan Fifa Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (4/9/2025). (Foto: Antara)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Lembaga riset Football Institute baru-baru ini merilis hasil survei terkait kepuasan suporter Indonesia terhadap kinerja pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Survei tersebut menunjukkan mayoritas suporter puas dengan kinerja Kluivert sejak ditunjuk menangani skuad Garuda pada awal 2025, dengan tingkat kepuasan mencapai 72 persen.
Hal ini disampaikan Budi Setiawan, Founder Football Institute, saat memaparkan hasil survei pada Jumat (19/9/2025).
“Kami juga menggunakan teknik deep interview, artinya kami tidak hanya ingin mengetahui pilihan jawaban mereka, tetapi juga alasan mendalam di baliknya. Jadi, ketika ditanya apakah puas dengan kinerja Patrick Kluivert, sebanyak 72 persen menjawab puas,” ujar Budi.
Budi menjelaskan, kepuasan itu didasari sejumlah alasan. Dari delapan kategori alasan yang dikemukakan, faktor prestasi dan hasil Timnas Indonesia menjadi yang paling dominan, menyumbang 49 persen.
“Patrick Kluivert berhasil membawa Timnas Indonesia dari ronde ketiga menuju ronde keempat kualifikasi Piala Dunia,” tambahnya.
Selain mengevaluasi kinerja, survei juga menyoroti keyakinan publik terhadap peluang Timnas lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Mayoritas suporter, yakni 65,04 persen, yakin skuad Garuda mampu melaju ke Piala Dunia 2026 melalui ronde keempat. Keyakinan ini terutama dipengaruhi faktor persiapan dan potensi tim, yang menyumbang 63,94 persen.
Menariknya, sebagian besar suporter menyatakan tidak setuju jika Kluivert langsung dipecat bila gagal membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia. Sekitar 49,06 persen responden menolak pemecatan, sedangkan 40,31 persen setuju, 7,09 persen sangat setuju, dan 3,54 persen sangat tidak setuju.
Budi menyebut, alasan utama penolakan pemecatan adalah keinginan untuk memberi kesempatan dan melakukan evaluasi menyeluruh.
“Alasan terbesar mereka tidak setuju Kluivert dipecat adalah karena ingin memberi kesempatan dan melakukan evaluasi. Persentasenya mencapai 85,35 persen,” jelasnya.
“Menariknya, dari jawaban terbuka suporter, opsi untuk mengganti pelatih kembali ke Shin Tae-yong justru sangat kecil, hanya 0,63 persen,” lanjut Budi.
Football Institute menjelaskan, populasi survei ini mencakup suporter sepak bola nasional, termasuk pendukung klub Liga 1, Liga 2, dan Timnas Indonesia.
Responden dipilih dengan kriteria pernah menyaksikan laga Timnas Indonesia, baik secara langsung maupun melalui televisi atau layanan streaming.
Pengambilan sampel dilakukan dengan metode cluster random sampling, melibatkan 1.270 responden dari 21 kota/kabupaten basis klub Liga 1 dan Liga 2. Survei memiliki margin of error sekitar 2,75 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.










