Semen Padang FC mengambil langkah tegas dengan memecat pelatih kepala Dejan Antonic setelah tim berjuluk Kabau Sirah itu bermain imbang 0-0 melawan PSIM Yogyakarta pada pekan ke-24 Super League 2025/2026.
Keputusan pemecatan diumumkan manajemen tim, Kamis (5/3/2026) dini hari melalui akun Instagram resmi klub.
“Terima kasih Coach @dejan.antonic, All the best, Coach! Keep doing great things. Kebersamaan Tim Kabau Sirah dengan Coach Dejan harus berakhir,” tulis unggahan akun Instagram Semen Padang FC.
Manajemen Kabau Sirah menyebut keputusan tersebut diambil setelah melalui pertimbangan serta diskusi bersama Komisaris dan Penasehat Tim.
Hasil kurang memuaskan dalam beberapa laga terakhir menjadi salah satu alasan utama berakhirnya kerja sama dengan pelatih asal Serbia itu.
Termasuk saat bermain imbang tanpa gol melawan PSIM meski sudah unggul jumlah pemain sejak babak pertama.
Selama memimpin 16 pertandingan di Super League musim ini, Dejan hanya mampu membawa Semen Padang meraih tiga kemenangan dan empat hasil imbang, sementara sembilan laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
Dejan sendiri berstatus sebagai pelatih pengganti di tengah musim setelah Semen Padang lebih dulu memecat Eduardo Almeida.
Sementara itu, Penasihat Tim Semen Padang Andre Rosiade menyampaikan manajemen langsung bergerak cepat mencari pelatih baru untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Dejan.
“Insya Allah sebelum berbuka puasa kami juga akan memperkenalkan pelatih baru,” katanya.
Andre berharap perubahan di kursi kepelatihan bisa membawa dampak positif bagi performa tim yang sejak awal musim berkutat di zona degradasi.
“Besar harapan saya, pada pertandingan selanjutnya saat melawan PSBS Biak, tim dapat tampil lebih solid, penuh semangat juang, dan mampu meraih hasil terbaik,” katanya.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh suporter agar Semen Padang bisa bangkit dan kembali ke jalur kemenangan,” ucapnya menambahkan.
Hasil imbang tanpa gol melawan PSIM membuat Semen Padang tetap berada di zona degradasi, tepatnya di peringkat ke-17 klasemen dengan koleksi 17 poin.
Rosad Setiawan dan rekan-rekan unggul satu angka dari juru kunci Persis Solo yang baru akan memainkan laga pekan ke-24 menghadapi Persik Kediri pada Kamis malam.














