Samsung pamer ponsel lipat 3 layar pertama, bakal meluncur di APEC 2025. (Foto: GSMarena)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Samsung kembali mencuri perhatian publik lewat kemunculan video terbaru yang menampilkan wujud jelas ponsel lipat tiga layar (tri-fold) pertama mereka. Perangkat yang dipamerkan dalam ajang K-Tech Showcase 2025 itu kini terlihat lebih detail berkat tayangan dari SBS News dan Omokgyo Electronics.
Dalam video tersebut, perangkat terlihat memiliki dua engsel (dual hinge) di sisi kiri dan kanan layar. Engsel kiri tampak lebih lebar dibandingkan engsel kanan, memungkinkan layar terlipat secara simetris dan membuka ke bentang diagonal 10 inci ketika dibentangkan penuh. Dari sisi samping, bodi ponsel tampak sangat tipis untuk ukuran perangkat dengan tiga panel layar.
Saat dibuka, layar penutup (cover screen) berpindah ke sisi kanan, sementara dua panel lain membentuk permukaan utama yang luas. Bagian belakang perangkat menampilkan tiga kamera utama dan lampu LED flash, dengan desain yang mirip seri Galaxy Z Fold7.
Tombol daya dan volume diletakkan di sisi kanan perangkat, dan tombol daya itu juga berfungsi sebagai pemindai sidik jari (fingerprint sensor), seperti pada Fold7.
Meski Samsung belum mengungkap spesifikasi teknis dan dimensi resminya, laporan dari The Korea Herald menyebutkan bahwa ponsel lipat tiga layar ini akan resmi diluncurkan pada KTT APEC 2025 yang berlangsung 31 Oktober–1 November di Gyeongju, Korea Selatan.
Menurut rumor, perangkat tersebut bisa saja mengusung nama Galaxy Z TriFold atau Galaxy G Fold. Namun, peluncuran kali ini dikabarkan akan bersifat terbatas, hanya 50.000 hingga 200.000 unit yang diproduksi dalam tahap awal.
Harga jualnya diperkirakan mencapai USD 2.800 (sekitar Rp44 juta), atau sekitar USD 1.000 lebih mahal dibandingkan Galaxy Z Fold7. Samsung kabarnya hanya akan merilis perangkat ini di sejumlah negara seperti Korea Selatan, China, Amerika Serikat, dan Uni Emirat Arab.
Langkah ini menandai debut resmi Samsung dalam kategori ponsel lipat tiga layar yang sebelumnya hanya menjadi konsep dalam berbagai pameran teknologi. Dengan desain futuristik dan layar ekstra luas, perangkat ini digadang-gadang bakal membuka babak baru evolusi smartphone lipat di dunia.













