Kiat Selamat Mengemudi di Tengah Demo, Jangan Agresif!

Kiat Selamat Mengemudi di Tengah Demo, Jangan Agresif!


Terjebak di tengah aksi demonstrasi memang bikin deg-degan. Tapi jangan panik. Ada cara agar Anda tetap aman saat mengemudi, baik dengan mobil maupun motor.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana menyarankan agar para pengendara tidak bertindak agresif saat berada di kerumunan massa.

“Jangan melakukan gerakan-gerakan yang agresif. Misalnya, mengagetkan dan usahakan untuk berkendara secara santai saja. Karena gerakan secara agresif, itu dapat memancing pendemo untuk mencurigai,” kata Sony kepada Antara, seperti dikutip Kamis (4/9/2025).

Patuhi Aturan dan Segera Menepi

Cara kedua untuk menghindari amukan massa adalah dengan mematuhi arahan dari pihak berwajib atau para pendemo itu sendiri.

“Biasanya pendemo yang benar, bukan yang anarkis, mereka mengarahkan entah lewat kiri atau kanan. Jadi kita ikuti aturan-aturan yang mereka arahkan untuk keamanan bersama,” jelas Sony.

Jika Anda sudah mengikuti semua kiat tersebut, tetapi kondisi tetap tidak kondusif, segera menepi dan cari tempat aman untuk memarkirkan kendaraan Anda. Sony menyarankan untuk mencari gedung atau perkantoran yang aman dari amukan massa, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Jika tidak Penting, Lebih Baik di Rumah Saja

Sony juga mengimbau masyarakat untuk tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak. Apalagi, ada anjuran dari pemerintah untuk melakukan WFH (Work From Home).

“Saya lebih kepada, kalau memang tidak penting-penting amat, sebaiknya jangan keluar. Ya kita sih, merasa yakin kalau pemerintah sudah memberikan jaminan keamanan. Tapi namanya demo kan, kadang-kadang hitungannya detik, tiba-tiba tidak kondusif,” ujar Sony.

Pekan lalu, aksi unjuk rasa di sekitar kompleks parlemen Senayan, Semanggi, Kwitang, Senen, hingga Tanjung Priok sempat berujung ricuh. Bahkan, sejumlah rumah anggota DPR, seperti milik Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya, sempat dijarah.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah mengerahkan 4.531 personel gabungan untuk mengawal unjuk rasa di depan Gedung DPR pada Kamis (28/8/2025). Ribuan personel ini terdiri dari Polda Metro Jaya, BKO TNI AD, Marinir, Brimob Mabes, serta unsur lainnya.
 

Visited 2 times, 1 visit(s) today