KPK Endus Transaksi Valas Mencurigakan Ridwan Kamil, Nilainya Miliaran Rupiah

KPK Endus Transaksi Valas Mencurigakan Ridwan Kamil, Nilainya Miliaran Rupiah

Reyhaanah Medium.jpeg

Jumat, 30 Januari 2026 – 23:00 WIB

Eks Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil sesaat sebelum diperiksa tim penyidik KPK, di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Selasa (2/12/2025). (Foto: Inilah.com/Rizki).

Eks Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil sesaat sebelum diperiksa tim penyidik KPK, di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Selasa (2/12/2025). (Foto: Inilah.com/Rizki).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menguliti perkara dugaan korupsi pengadaan iklan di salah satu BUMD daerah. Usai menuntaskan klaster awal, penyidik kini menggeser fokus ke komunikasi mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan pihak BUMD tersebut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, pendalaman klaster kedua dilakukan setelah penyelidik merampungkan klaster pertama yang menyoroti dugaan penyimpangan dan pengondisian dalam proses pengadaan iklan.

Dalam klaster itu, KPK sudah menetapkan lima orang tersangka dan kini tengah menghitung potensi kerugian keuangan negara bersama auditor.

“Selain klaster pengadaan, penyelidik juga masuk ke klaster kedua untuk mendalami komunikasi-komunikasi yang dilakukan Gubernur Jawa Barat saat itu, Pak RK, dengan pihak BUMD,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).

KPK juga menelusuri aktivitas Ridwan Kamil, baik di dalam maupun luar negeri. Penyidik mendalami pihak-pihak yang terlibat, kepentingan perjalanan, hingga sumber pembiayaannya. Dari rangkaian pendalaman itu, muncul dugaan aktivitas penukaran valuta asing.

“Di mana dalam periode 2021 sampai 2024, sejauh ini kami meng-capture, ada dugaan penukaran mata uang asing rupiah yang nilainya juga mencapai miliaran rupiah,” jelas Budi.

Temuan tersebut ikut dikaitkan dengan aktivitas perjalanan luar negeri yang sedang didalami penyidik.

“Itu semua nanti akan didalami berkaitan dari satu keterangan dengan keterangan lainnya, termasuk dari saksi satu dengan saksi-saksi lainnya,” sambung dia.

Budi menegaskan, seluruh temuan itu masih akan terus digali untuk memperkuat alat bukti dalam perkara pengadaan iklan BUMD daerah yang penyidikannya masih bergulir.
 

Visited 7 times, 1 visit(s) today