Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN Indonesia Power, Purnomo memberikan penjelasan kepada rombongan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Antara/Dok. PLN).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kunjungi PLTMG BMPP (Barge Mounted Power Plant) Nusantara I, atau pembangkit listrik terapung milik PLN Indonesia Power yang menjadi tulang punggung sistem kelistrikan di Pulau Ambon dan sekitarnya.
Kunjungan Gibran disambut Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo dan Direktur Operasi Pembangkitan Gas PLN Indonesia Power, Purnomo, menjadi momentum pemerintah untuk menjalankan pemerataan akses energi hingga ke wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T).
Gibran menyampaikan apresiasi atas kerja keras PLN dalam melayani akses listrik kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya pemerataan akses listrik sebagai bagian dari visi pembangunan nasional.
“Terima kasih atas dukungan dan kerja keras PLN yang terus berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Maluku, khususnya Kota Ambon. Masyarakat sudah menikmati listrik dengan sangat baik,” kata Gibran, dikutui Jumat (17/10/2025).
Namun, dia berharap, seluruh daerah terpencil dan terluar yang saat ini masih dialiri listrik 12 jam atau 6 jam, bisa menikmati listrik selama 24 jam penuh, pada 2026. “Pemerataan akses listrik akan mempercepat pertumbuhan ekonomi desa dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Gibran.
Dikatakan, pemerataan listrik sejalan dengan Astacita yang dicanangkan pemerintah, khususnya cita keempat. Yakni, memperkuat pelayanan publik dan pemerataan pembangunan yang berkeadilan, di mana akses energi menjadi fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah.
Sedangkan Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo menyoroti peran BMPP Nusantara I, sebagai inovasi strategis dalam menjangkau wilayah kepulauan yang sulit dijangkau oleh pembangkit konvensional.
“BMPP Nusantara I adalah wujud nyata inovasi PLN dalam menghadirkan pembangkit yang fleksibel dan cepat mobilisasi, khususnya untuk wilayah kepulauan. Pembangkit ini tidak hanya menjamin keandalan sistem, tetapi juga menjadi solusi strategis untuk pemerataan energi nasional,” ungkap Rizal.
Sementara, Direktur Operasi Pembangkit Gas PLN IP, Purnomo menegaskan komitmen perusahaan dalam mengoperasikan pembangkit gas secara efisien dan berkelanjutan, demi memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami terus berkomitmen untuk mengoptimalkan operasi pembangkit gas, termasuk BMPP Nusantara I, agar dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Efisiensi, keandalan, dan keberlanjutan menjadi prinsip utama kami dalam mendukung sistem kelistrikan di Indonesia Timur,” jelasnya.
Kehadiran BMPP Nusantara I di Ambon menjadi bukti bahwa transformasi energi tidak hanya berpusat di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau wilayah 3T. Pembangkit ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan penggerak kehidupan dan pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat Maluku.














