Lirboyo Dinilai Siap Gelar Muktamar Ke-35 NU, Namun Gus Kikin Justru Punya Rencana Lain

Lirboyo Dinilai Siap Gelar Muktamar Ke-35 NU, Namun Gus Kikin Justru Punya Rencana Lain

Ajat Medium.jpeg

Selasa, 7 Juli 2026 – 01:30 WIB

 Tim survei Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) saat di Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri, Jawa Timur. Tim melakukan survei terkait kesiapan untuk lokasi penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU. (Foto: Antara/HO-Pesantren Lirboyo Kediri)

Tim survei Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) saat di Pondok Pesantren Lirboyo Kota Kediri, Jawa Timur. Tim melakukan survei terkait kesiapan untuk lokasi penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU. (Foto: Antara/HO-Pesantren Lirboyo Kediri)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, dinilai telah memenuhi berbagai persyaratan untuk menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Namun, di tengah penilaian positif tersebut, Ketua PWNU Jawa Timur (Jatim) K.H. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin justru menyatakan dukungannya agar forum tertinggi NU itu digelar di DKI Jakarta.

Penilaian kesiapan Lirboyo disampaikan tim survei Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) usai meninjau langsung sarana dan prasarana pendukung penyelenggaraan muktamar.

“Pada intinya, secara umum Lirboyo sangat siap. Semua sarana yang dibutuhkan untuk pelaksanaan Muktamar sudah terpenuhi dengan sempurna,” kata anggota tim survei PBNU K.H. Muhibul Aman Aly, Senin (6/7/2026).

Juru Bicara Pondok Pesantren Lirboyo, Kiai Abdul Mu’id Shohib, mengatakan pihaknya telah memaparkan seluruh kesiapan kepada tim survei, mulai dari akses transportasi, akomodasi, hingga sistem keamanan dan layanan kesehatan.

Menurutnya, lokasi pesantren didukung akses melalui Bandara Dhoho Kediri, Bandara Juanda Surabaya, stasiun kereta api, serta terminal. Selain itu, tersedia area parkir, ruang sidang, penginapan di lingkungan pesantren maupun hotel sekitar, sistem pengamanan berbasis CCTV, serta dukungan layanan kesehatan dari Rumah Sakit Umum Lirboyo dan rumah sakit rujukan lainnya.

Abdul Mu’id menegaskan Lirboyo siap memberikan dukungan penuh apabila dipercaya menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU agar seluruh rangkaian acara berlangsung lancar, aman, tertib, dan khidmat.

Tim survei PBNU yang melakukan peninjauan terdiri atas K.H. Abdul Ghafur Maimoen, K.H. Muhibul Aman Aly, Imron Rosyadi Hamid, Nasrullah, dan Taufiq. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses penentuan lokasi penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU.

Di sisi lain, Ketua PWNU Jatim, Gus Kikin menyampaikan pandangan berbeda. Ia menilai DKI Jakarta lebih layak menjadi lokasi penyelenggaraan Muktamar karena memiliki akses transportasi dan infrastruktur yang lebih memadai bagi peserta dari seluruh Indonesia.

“Saya mendukung pelaksanaan Muktamar ke-35 NU di Provinsi DKI Jakarta berdasarkan beberapa pertimbangan, seperti kemudahan transportasi dari daerah, infrastruktur yang mendukung, dan sarana prasarana yang memadai,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf telah menetapkan Muktamar ke-35 NU akan berlangsung pada 1–5 Agustus 2026. Namun hingga kini, PBNU masih belum mengumumkan lokasi resmi penyelenggaraan forum permusyawaratan tertinggi organisasi tersebut.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 3 times, 3 visit(s) today