Pesepak bola Timnas Indonesia Mathew Ryan Baker (kanan) mengontrol bola saat menghadapi Timnas Oman dalam laga FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). (Foto: Antara)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Bek muda timnas Indonesia Mathew Baker mengaku banyak arahan dari seniornya Kevin Diks untuk berlaga bersama timnas senior melawan Oman di FIFA Match Day.
“Dia (Kevin Diks) benar-benar mendukung saya. Dia orang yang patut dicontoh, pemain Bundesliga,” kata Baker, Sabtu (6/6/2026).
Baker menjalani debutnya bersama timnas Indonesia saat menjamu Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Jumat (5/6). Dalam laga itu, Baker yang masuk sebagai pemain pengganti turut mengantar Indonesia meraih kemenangan telak 3-0, menyudahi penantian 38 tahun untuk mengalahkan tim dari kawasan Timur Tengah itu.
Baker mengatakan bahwa selama masa persiapan bersama tim di kamp pelatihan, ia mendapatkan banyak masukan penting dari bek timnas Kevin Diks.
“Dia (Kevin Diks) sering berbicara dengan saya selama kamp ini, memberikan beberapa tips dan dukungan. Dia bilang: tinggal tanya saya kalau butuh apa-apa,” katanya.
Bagi Baker, dukungan dari pemain senior itu merupakan sebuah berkah karena dia mendapat perhatian dan tuntunan agar bisa tampil optimal bersama tim.
Dia mengaku merasakan kualitas timnas yang menurutnya sangat luar biasa. Sejak bergabung dalam latihan, Baker menerima materi latihan tingkat tinggi.
Pemain berusia 17 tahun itu mengaku bangga karena bisa mencetak rekor sebagai pemain termuda sepanjang sejarah tim nasional Indonesia.
“Jujur saja, kata bangga saja tidak cukup. Rasanya luar biasa bisa mencetak rekor itu sekarang,” katanya.
Dia pun menyampaikan terima kasih kepada pelatih John Herdman yang telah memanggilnya ke pemusatan latihan hingga memberikannya kesempatan bermain.
Baker pertama kali tampil bersama tim nasional Indonesia U17 di Piala Dunia U17, November 2025. Setelah itu, ia menjadi pemain langganan untuk tampil di timnas U17 asuhan Nova Arianto.
Kini, pemain keturunan campuran Indonesia-Australia itu naik level memperkuat pertahanan timnas senior untuk laga FIFA Match Day. Setelah menghadapi Oman, Indonesia masih memiliki satu laga lagi yaitu menjamu Mozambik di SUGBK pada Selasa (9/6).
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.










