Membahayakan Wisatawan, 67 Jeep di Gunung Bromo tak Laik Jalan

Membahayakan Wisatawan, 67 Jeep di Gunung Bromo tak Laik Jalan

Reza Medium.jpeg

Senin, 3 November 2025 – 00:01 WIB

Barisan penyedia layanan Jeep di Gunung Bromo. (Foto: Traveloka)

Barisan penyedia layanan Jeep di Gunung Bromo. (Foto: Traveloka)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo menyatakan sebanyak 67 kendaraan jeep wisata yang beroperasi di kawasan Gunung Bromo tidak laik jalan. Temuan ini didapat setelah dilakukan kegiatan ramp check terhadap ratusan kendaraan wisata di halaman Pendopo Agung, Desa Ngadisari.

Kepala Dishub Kabupaten Probolinggo, Edy Suryanto, mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi kendaraan yang belum menjalani uji KIR sesuai jadwal.

“Kami berharap kendaraan jeep yang terjaring dalam kegiatan ramp check segera melakukan pengujian kendaraan demi menjamin kelaikan jalan agar keselamatan penumpang dan pengemudi dapat terjamin,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (2/11/2025).

Kegiatan ramp check ini melibatkan sejumlah instansi lintas sektor, seperti Satlantas Polres Probolinggo, Jasa Raharja Probolinggo, BPPKAD, Dishub Provinsi Jawa Timur, serta Koramil Sukapura. Sinergi antarinstansi ini disebut sebagai bentuk komitmen bersama untuk memastikan keamanan transportasi wisata di jalur ekstrem menuju Bromo.

“Dari hasil ramp check kali ini, terdapat 67 kendaraan jeep wisata yang dinyatakan belum laik jalan. Sementara 5 kendaraan lainnya masa berlaku surat laik jalannya telah habis,” ujar Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Kabupaten Probolinggo, Sukito.

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari uji laik jalan sebelumnya yang diikuti 810 kendaraan jeep wisata. Fokus pemeriksaan diarahkan pada kendaraan yang belum memiliki surat laik jalan atau masa berlaku uji KIR-nya telah habis.

“Jeep wisata yang sudah memenuhi ketentuan dari kegiatan sebelumnya tidak diperiksa ulang. Operasi itu merupakan lanjutan setelah pelaksanaan uji laik jalan di Gerbang Wisata Sukapura (GWS) dan Balai Desa Jetak,” tuturnya.

Sukito menambahkan, ramp check akan terus dilakukan secara berkala, terutama menjelang musim liburan dan puncak kunjungan wisatawan. Tujuannya, memastikan seluruh kendaraan wisata di kawasan Bromo dalam kondisi aman, layak, dan memenuhi ketentuan teknis.

“Kami ingin memastikan kendaraan yang mengangkut wisatawan benar-benar siap operasi, lengkap surat-suratnya serta dikemudikan oleh sopir yang disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas,” tegasnya.

Topik
Komentar

Visited 1 times, 1 visit(s) today