Nova Arianto, Pelatih Kepala Indonesia, berbicara kepada media setelah pertandingan Piala Dunia U-17 FIFA antara Indonesia dan Zambia di Aspire Academy pada 4 November 2025 di Doha, Qatar. (Foto: Chris Ricco – FIFA/FIFA via Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, mengaku telah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi agresivitas Brasil, yang disebutnya sebagai salah satu kandidat kuat juara di Piala Dunia U-17 2025.
Laga berat ini akan digelar di Lapangan Aspire Zone, Al Rayyan, Qatar, Jumat (7/11/2025) pukul 22.45 WIB.
Usai menelan kekalahan 1-3 dari Zambia di laga pembuka, Nova langsung mengalihkan fokus pada pemulihan kondisi fisik pemain dan penyusunan taktik menghadapi tim Samba Muda.
“Selain itu, ada beberapa skema yang sudah kami siapkan menjelang laga lawan Brasil. Baru setelah itu kami akan masuk ke sesi taktikal pada 6 November,” ujar Nova dalam keterangannya, Kamis (6/11).
Nova menilai Brasil memiliki kualitas dan kedalaman skuad yang luar biasa. Namun, ia menegaskan timnya tidak akan gentar dan justru melihat laga ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik Garuda Muda.
“Brasil bisa saya katakan calon juara di Piala Dunia ini. Tapi saya minta pemain tidak takut dengan situasi itu. Saya harap mereka punya mental kuat. Setidaknya kita bisa mengimbangi mereka, dan siapa tahu, kita bisa menang,” tegas pelatih berusia 45 tahun itu.
Terkait kondisi tim, Nova memastikan seluruh pemain dalam keadaan baik. Satu-satunya pemain yang sempat mendapat perawatan, Fabio Azkairawan, kini sudah pulih dan berpeluang tampil menghadapi Brasil.
“Kondisi pemain semua cukup baik. Fabio sempat mengalami benturan, tapi sekarang sudah membaik. Harapannya dia bisa kembali dan siap menghadapi Brasil,” tambah Nova.
Pada laga sebelumnya, Indonesia sempat unggul lebih dulu lewat gol cepat Zahaby Gholy, sebelum akhirnya Zambia membalikkan keadaan. Meski kalah, Nova mengapresiasi semangat juang para pemain yang tetap tampil agresif hingga peluit akhir.
Kini, Indonesia menghuni posisi ketiga klasemen sementara Grup H dengan nol poin dan selisih gol minus dua. Sementara Brasil memuncaki klasemen setelah membantai Honduras 7-0 di laga perdana.
Dengan format 48 peserta dan peluang lolos hingga delapan peringkat ketiga terbaik, kemenangan atau hasil imbang melawan Brasil akan sangat berharga bagi Garuda Muda untuk menjaga asa lolos ke fase gugur.













