Novak Djokovic Selamat dari Laga Dramatis di Rolex Shanghai Masters 2025

Novak Djokovic Selamat dari Laga Dramatis di Rolex Shanghai Masters 2025

Ivan Medium.jpeg

Minggu, 5 Oktober 2025 – 23:03 WIB

Novak Djokovic selebrasi kemenangan di Shanghai Masters 2025 (Foto:X/@atptour)

Novak Djokovic selebrasi kemenangan di Shanghai Masters 2025 (Foto:X/@atptour)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Novak Djokovic harus melewati malam yang menegangkan dan penuh tantangan sebelum memastikan langkah ke babak keempat Rolex Shanghai Masters 2025. 

Bermain dalam kondisi fisik yang menurun akibat sakit, Djokovic berhasil bangkit dari ketertinggalan untuk menumbangkan petenis kualifikasi asal Jerman, Yannick Hanfmann, dengan skor 4-6, 7-5, 6-3 pada Minggu (5/10/2025).

Pertandingan berdurasi 2 jam 45 menit itu menjadi salah satu laga best-of-three set terlama tahun 2025, sekaligus mengantarkan Djokovic ke babak 16 besar untuk menghadapi petenis Spanyol Jaume Munar.

Perjuangan Berat di Tengah Kondisi Ekstrem Shanghai

Djokovic, juara empat kali Shanghai Masters, tampak kesulitan sejak awal pertandingan. Kondisi cuaca yang lembap dan panas membuat pertandingan terasa berat.

“Sangat brutal ketika kelembapan mencapai lebih dari 80 persen setiap hari. Saya benar-benar harus bertahan di tengah badai,” ujar Djokovic usai pertandingan.

Pada set pertama, Hanfmann tampil agresif dengan servis keras dan variasi pukulan yang membuat Djokovic kewalahan. Petenis Jerman berperingkat 150 dunia itu bahkan melepaskan empat ace berturut-turut, menjadikannya unggul 6-4 di set pembuka.

Namun, di set kedua, meski sempat tampak muntah saat pergantian sisi lapangan, Djokovic mulai memperpendek reli dan mengubah strategi. Ia memanfaatkan pengalaman serta dukungan penonton Shanghai untuk memaksakan set ketiga, setelah menang tipis 7-5.

Djokovic Bangkit dan Kunci Kemenangan

Momentum berubah sepenuhnya di set penentuan. Djokovic langsung mematahkan servis Hanfmann di awal dan menjaga keunggulan hingga menutup laga 6-3. Kemenangan ini memperpanjang catatannya menjadi 2-0 dalam rekor pertemuan Lexus ATP Head2Head melawan Hanfmann.

Hanfmann sendiri tampil impresif dengan 33 winner dan 13 ace, namun gagal mempertahankan intensitas permainan ketika Djokovic menemukan ritmenya. Petenis berusia 38 tahun asal Serbia itu pun melangkah ke babak 16 besar Shanghai Masters untuk ke-11 kalinya secara beruntun.

“Bisa bermain di depan penonton Shanghai yang luar biasa adalah kebahagiaan besar. Di usia 38 tahun, bisa bertarung hampir tiga jam di ajang besar seperti ini adalah mimpi yang jadi kenyataan,” ujar Djokovic dengan rasa syukur.

Selanjutnya, Djokovic akan menghadapi Jaume Munar, yang sebelumnya menyingkirkan Yoshihito Nishioka dengan skor 6-4, 5-7, 6-1. Laga ini menjadi pertemuan kedua antara Djokovic dan Munar, dengan sang legenda unggul 1-0 dalam rekor pertemuan sebelumnya.

Topik
Komentar

Visited 3 times, 1 visit(s) today