Pernyataan-pernyataan Purbaya Bangun Optimisme, Hasilnya Bagaimana?

Pernyataan-pernyataan Purbaya Bangun Optimisme, Hasilnya Bagaimana?

Basuki Medium.jpeg

Selasa, 21 Oktober 2025 – 11:39 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Tangkapan layar/Youtube Kemenkeu)

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Tangkapan layar/Youtube Kemenkeu)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Analis komunikasi politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio (Hensa) menilai, pernyataan-pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menumbuhkan optimisme bagi publik untuk adanya perbaikan-perbaikan. 

“Ada optimisme yang dibangun, seperti melalui pidato Menteri Purbaya yang dinilai positif oleh publik dan membangkitkan harapan,” kata Hensa dalam keterangannya kepada Inilah.com dikutip di Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Namun, ia melanjutkan, pernyataan-pernyataan Purbaya tersebut sejauh ini belum bisa membawa banyak perubahan secara nyata karena masih membutuhkan waktu.

“Capaian konkret masih minim. Banyak yang bilang kalau dengar pidato Pak Purbaya, seolah bulan depan kita semua bisa menjadi kaya. Ini menumbuhkan optimisme, hanya saja memang kita lihat ini memang baru tahun pertama dan hasilnya belum banyak yang terlihat baik,” tuturnya.

Selain itu, Hensa menilai dalam satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, masalah komunikasi yang menjadi pekerjaan rumah mulai diperbaiki.

Menurutnya, langkah-langkah seperti pembentukan Badan Komunikasi Pemerintah, pengangkatan Mensesneg Prasetyo Hadi menjadi salah satu juru bicara Prabowo, serta keterlibatan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam menyampaikan program-program pemerintah, menunjukkan upaya perbaikan.

“Masalah komunikasi yang diakui oleh Pak Prabowo menjadi pekerjaan rumah itu mulai diperbaiki. Ada perbaikan di PCO yang sekarang jadi Badan Komunikasi Pemerintah. Kemudian ada pengangkatan Mas Pras jadi salah satu juru bicara presiden, hal itu membuktikan bahwa Prabowo sadar masalah-masalah prioritasnya dan mulai berbenah,” kata Hensa.

Namun, Hensa menegaskan bahwa hasil nyata dari perbaikan ini juga belum terlihat signifikan.

Di sisi lain Hensa juga menyoroti kinerja menteri di bawah Prabowo, yang kini berjumlah 49 kementerian. Menurutnya, jumlah ini seharusnya mampu meningkatkan kepuasan masyarakat, namun evaluasi terus-menerus diperlukan.

“Pak Prabowo seperti manajer tim sepak bola. Reshuffle itu seperti ganti pemain, sedikit demi sedikit. Yang diharapkan masyarakat bukan reshuffle, tapi kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.

“Tapi yang paling penting itu adalah bagaimana kinerja menterinya Pak Prabowo ini terus ditingkatkan, sesuai dengan keinginan Pak Prabowo untuk mensejahterakan Indonesia,” tutur Hensa

Topik
Komentar

Visited 4 times, 1 visit(s) today