Polda Metro Buka Opsi Ekshumasi Jenazah Sutrimo Karumga Eks Jampidsus

Polda Metro Buka Opsi Ekshumasi Jenazah Sutrimo Karumga Eks Jampidsus

Icon_INILAH GOLD.png

Senin, 27 Juli 2026 – 21:28 WIB

 Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Jakarta, Jumat (17/4/2026). (Foto: Antara/Ilham Kausar)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Jakarta, Jumat (17/4/2026). (Foto: Antara/Ilham Kausar)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Polisi membuka peluang melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam Kepala Rumah Tangga (Karumga) Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo yang tewas di sebuah Klinik kawasan Jakarta Selatan pada Kamis, (23/7/2026) lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan, langkah ekshumasi akan dilakukan bila memang dibutuhkan dalam proses penyelidikan dan telah memenuhi tahapan yang berlaku.

“Ekshumasi itu dilakukan nanti apabila untuk menentukan kita mencari tahu akibat kematian seseorang. Ini kan ada tahapan-tahapan,” ujar Budi di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).

Budi menjelaskan bahwa ketentuan mengenai ekshumasi telah diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Dalam pelaksanaannya, penyidik akan mempertimbangkan berbagai aspek hukum sebelum mengambil keputusan.

“Kita melihat memang ada di dalam KUHAP itu menentukan bahwa seizin keluarga ataupun tidak diberi izin apabila kematian tersebut dianggap wajar atau tidak wajar. Maka tahapannya nanti itu sudah tahap akhir nanti akan dilakukan ekshumasi,” ucap Budi.

Sebelumnya, polisi melakukan olah TKP di klinik tempat penjaga rumah sekaligus kepala rumah tangga (Karumga) eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Sutrimo ditemukan meninggal dunia. Berdasarkan pantauan di lokasi, garis polisi yang terpasang di pagar klinik mulai dibuka sekitar pukul 13.11 WIB.

Sejumlah personel Puslabfor Polri yang mengenakan pakaian hitam tampak memasuki area klinik. Mereka membawa sejumlah barang bukti, di antaranya kotak hitam, bantal dengan seprai hijau, serta beberapa barang yang dikemas dalam plastik bening.

Petugas juga membuka pintu masuk klinik dan melepaskan garis polisi untuk kepentingan pemeriksaan. Kondisi klinik terlihat sepi dan dipenuhi daun-daun kering, sementara sejumlah wartawan menunggu perkembangan penyelidikan di lokasi. Proses olah TKP selesai sekitar pukul 14.13 WIB.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 1 times, 1 visit(s) today