Polda Metro Imbau Warga tak Demo di Bundaran HI, Ini Alasannya

Polda Metro Imbau Warga tak Demo di Bundaran HI, Ini Alasannya

Icon_INILAH GOLD.png

Selasa, 18 Agustus 2026 – 17:56 WIB

 Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Victor D. Mackbon, saat ditemui di Jakarta, Senin (13/7/2026). (Foto: Antara/Ilham Kausar)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Victor D. Mackbon, saat ditemui di Jakarta, Senin (13/7/2026). (Foto: Antara/Ilham Kausar)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi atau demonstrasi untuk tidak memilih kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, sebagai lokasi demonstrasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengatakan Bundaran HI hingga kawasan Sudirman merupakan wilayah strategis yang menjadi pusat berbagai aktivitas masyarakat di Jakarta.

“Kita sama-sama mengetahui bahwa Bundaran HI, Patung Kuda, Semanggi, Sudirman ini merupakan center of gravity yang ada di wilayah Jakarta,” ujar Budi di Polda Metro Jaya, Selasa (18/8/2026).

Menurut Budi, kawasan tersebut merupakan pusat perekonomian, perhotelan internasional, pusat perbelanjaan, hingga jalur utama transportasi. Karena itu, penggunaan kawasan tersebut sebagai lokasi demonstrasi berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

“Pusat perekonomian, perhotelan internasional, pusat kegiatan aktivitas masyarakat, di mana pusat perbelanjaan, moda transportasi, apabila tempat-tempat ini dijadikan tempat penyampaian aspirasi akan mengganggu kegiatan masyarakat lainnya,” ucap Budi.

Budi meminta masyarakat yang hendak menyampaikan pendapat di muka umum turut mempertimbangkan kepentingan warga lainnya.

“Kita harus membangun empati, kita harus berpikir bahwa kegiatan aktivitas masyarakatnya juga hal yang penting,” kata Budi.

Dia mengatakan Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya telah menyarankan sejumlah titik yang dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.

“Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya menyarankan dan menganjurkan ada di beberapa titik dalam penyampaian aspirasi sehingga ini bisa berjalan dengan aman dan tertib,” ungkapnya.

Budi menegaskan kehadiran personel TNI dan Polri di sejumlah titik bukan dimaksudkan untuk membatasi masyarakat dalam menggunakan ruang publik.

“Kehadiran petugas TNI dan Polri ini mengawal, menjaga, bukan membatasi ruang-ruang publik,” ujarnya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 1 times, 1 visit(s) today