Punya 11 Pemain Naturalisasi, Timnas Indonesia Justru Gagal ke Semifinal Piala AFF

Punya 11 Pemain Naturalisasi, Timnas Indonesia Justru Gagal ke Semifinal Piala AFF

Haris_Medium_dfc3c72d48.avif

Jumat, 7 Agustus 2026 – 22:51 WIB

Ekspresi pesepak bola Timnas Indonesia Mitchell Lee Baker (kanan) usai gagal mencetak peluang gol saat melawan Timnas Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). (Foto: Antara)

Ekspresi pesepak bola Timnas Indonesia Mitchell Lee Baker (kanan) usai gagal mencetak peluang gol saat melawan Timnas Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). (Foto: Antara)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Sebanyak 11 pemain naturalisasi yang menghuni skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 belum mampu membawa skuad Garuda melangkah jauh.

Dengan komposisi pemain yang diharapkan menjadi kekuatan utama, Indonesia justru harus tersingkir di fase grup setelah gagal meraih kemenangan atas Singapura pada laga pamungkas Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026).

Indonesia harus mengubur ambisi meraih gelar setelah hanya bermain imbang 1-1. Skuad Garuda sempat membuka keunggulan melalui Ragnar Oratmangoen pada menit ke-47. Namun, Singapura berhasil menyamakan kedudukan lewat Ilhan Fandi pada menit ke-66.

Hasil imbang tersebut membuat Indonesia gagal memenuhi syarat wajib menang untuk mengamankan tiket ke semifinal. Skuad asuhan John Herdman pun harus puas mengakhiri perjalanan di fase grup.

Vietnam keluar sebagai juara Grup A dengan koleksi 10 poin setelah mengalahkan Kamboja 3-2 pada laga pamungkas. Singapura finis sebagai runner-up dengan delapan poin, sedangkan Indonesia menempati peringkat ketiga dengan tujuh poin.

Sebelumnya, Herdman memanggil 12 pemain naturalisasi dalam skuad final Piala AFF 2026 yang berisi 26 pemain.

Mereka adalah Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Justin Hubner, Tim Geypens, Eliano Reijnders, Ivar Jenner, Thom Haye, Marc Klok, Ragnar Oratmangoen, Mitchell Baker, dan Jens Raven.

Namun, Justin Hubner tidak dapat bergabung karena tidak mendapat izin dari klubnya, Fortuna Sittard, Belanda. Dengan demikian, terdapat 11 pemain naturalisasi yang tersedia dan tampil dalam turnamen.

Kehadiran mereka sempat membuat Indonesia diyakini memiliki kekuatan yang cukup bahkan bisa dibilang ‘mewah’ untuk bersaing memperebutkan gelar juara.

Apalagi, Piala AFF 2026 menjadi salah satu momentum bagi Garuda untuk mengakhiri penantian panjang terhadap trofi regional.

Indonesia mengawali turnamen dengan meyakinkan. Kamboja dihantam 5-1 pada laga pembuka Grup A, sebelum Timor Leste kembali ditaklukkan dengan skor 3-0.

Namun, tren tersebut runtuh saat Indonesia menghadapi Vietnam. Bermain di kandang sendiri, Garuda justru kalah telak 0-3.

Pada laga terakhir, Indonesia kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan Singapura 1-1. Hasil tersebut sekaligus memastikan Garuda kembali gagal menembus semifinal Piala AFF.

Kegagalan ini juga mengingatkan pada perjalanan Indonesia di edisi 2024. Bedanya, kondisi skuad saat itu jauh berbeda.

Pada Piala AFF 2024, Indonesia tidak membawa kekuatan terbaik. Shin Tae-yong mengandalkan mayoritas pemain muda yang saat itu bahkan belum menjadi pilihan utama di klub masing-masing.

Hanya satu pemain keturunan yang masuk dalam skuad, yakni Rafael Struick. Selebihnya, skuad Garuda diisi pemain-pemain muda dari berbagai klub lokal.

Shin tercatat hanya membawa nama-nama seperti Hokky Caraka, Afriyanto Nico, Ronaldo Kwateh, Victor Dethan, dan Arkhan Kaka.

Dengan skuad yang relatif muda tersebut, Indonesia tetap mampu memberikan perlawanan di fase grup.

Garuda mengawali perjalanan dengan kemenangan tipis 1-0 atas Myanmar. Pada pertandingan kedua, Indonesia bermain imbang 3-3 melawan Laos.

Namun, dua laga terakhir berakhir dengan kekalahan. Indonesia takluk 0-1 dari Vietnam, sebelum kembali kalah 0-1 dari Filipina. Langkah Indonesia juga terhenti di fase grup kala itu. 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Visited 1 times, 1 visit(s) today