Nilai tukar rupiah pada Senin (15/6/2026) pagi bergerak menguat 82 poin atau 0,46 persen menjadi Rp17.778 per dolar AS. (Foto: SG Finance)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka bertenaga pada perdagangan Senin (15/6/2026) pagi. Mata uang Garuda bergerak menguat 82 poin atau 0,46 persen ke posisi Rp17.778 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.860 per dolar AS.
Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan bahwa penguatan rupiah pagi ini didorong oleh munculnya harapan perdamaian di kawasan Timur Tengah antara AS dan Iran.
“Rupiah berpotensi kembali menguat terhadap dolar AS seiring meningkatnya harapan perdamaian di Timur Tengah. Kondisi ini memicu kembalinya minat investasi pada aset berisiko (risk-on) dan menyebabkan penurunan harga minyak mentah dunia,” ujar Lukman di Jakarta, Senin.
Ia menambahkan, indeks dolar AS langsung melemah setelah adanya laporan bahwa kesepakatan damai sementara (interim) antara AS dan Iran telah tercapai.
Kesepakatan Damai AS-Iran Disahkan PBB
Melansir laporan dari kantor berita Rusia, Sputnik, kesepakatan akhir antara Iran dan AS nantinya akan disahkan melalui keputusan resmi (resolusi) Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB). Hal tersebut diberitakan oleh kantor berita Iran, Mehr, berdasarkan draf nota kesepahaman antara kedua negara.
Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi memastikan bahwa nota kesepahaman antara negaranya dan Amerika Serikat sudah selesai dibahas. Perjanjian tersebut dijadwalkan akan ditandatangani di Swiss pada Jumat, 19 Juni 2026 mendatang.
Dalam draf perjanjian tersebut, Amerika Serikat berkomitmen untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri Iran. AS juga menyatakan akan menghormati kedaulatan negara Republik Islam Iran tersebut.
Selat Hormuz Segera Dibuka Kembali
Selain poin kedaulatan, draf kesepakatan tersebut juga mengatur jadwal pembukaan kembali jalur perdagangan penting dunia di Selat Hormuz. Jalur laut tersebut rencananya akan dibuka kembali dalam waktu 30 hari setelah nota kesepahaman ditandatangani oleh kedua belah pihak.
Melihat berbagai faktor positif eksternal ini, pergerakan nilai tukar rupiah sepanjang hari ini diperkirakan akan bertahan kuat dan bergerak di kisaran Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.











