Tak Lagi Diam, Jennifer Lawrence Lantang Kecam Israel dan Bela Palestina di Festival Film

Tak Lagi Diam, Jennifer Lawrence Lantang Kecam Israel dan Bela Palestina di Festival Film

Ibnu Medium.jpeg

Sabtu, 27 September 2025 – 15:06 WIB

Jennifer Lawrence menghadiri sesi foto Die My Love selama Festival Film Internasional San Sebastian ke-73 di Istana Kursaal pada 26 September 2025 di San Sebastian, Spanyol. (Foto: Carlos AlvarezGetty Images)

Jennifer Lawrence menghadiri sesi foto Die My Love selama Festival Film Internasional San Sebastian ke-73 di Istana Kursaal pada 26 September 2025 di San Sebastian, Spanyol. (Foto: Carlos AlvarezGetty Images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Aktris peraih Oscar Jennifer Lawrence menuai sorotan tajam setelah menyatakan dukungannya terhadap Palestina dan menyebut situasi di Gaza sebagai “genosida”. Pernyataan itu ia sampaikan saat konferensi pers promosi film barunya Die My Love di San Sebastian Film Festival, Spanyol, Kamis (26/9/2025).

“Saya takut dan ini sangat mengerikan. Apa yang terjadi tidak lain adalah genosida, dan itu tidak bisa diterima,” kata Lawrence, 35 tahun, di hadapan awak media.

Ia menambahkan kekhawatirannya terhadap masa depan generasi muda. 

“Saya takut untuk anak-anak saya, untuk semua anak-anak kita. Politik yang penuh kebohongan dan tanpa empati ini akan dianggap normal oleh mereka yang baru pertama kali memilih,” tegasnya.

“Diam Itu Komplisit”

Lawrence menekankan pentingnya bersuara.

“Ketika Anda mengabaikan apa yang terjadi di satu sisi dunia, tidak butuh waktu lama sampai itu terjadi di sisi Anda juga,” ujarnya. Meski begitu, ia mengakui kekhawatirannya bahwa ucapannya bisa dipolitisasi.

“Ketakutan kami adalah kalau kata-kata ini hanya akan dipakai untuk menambah retorika. Tapi realitasnya, diam hanya akan membuat keadaan semakin buruk,” katanya.

Reaksi Publik

Pernyataan Lawrence langsung memicu perdebatan luas di media sosial. Sebagian warganet memuji keberaniannya.

“Katniss akhirnya bangun,” tulis seorang pengguna, merujuk pada karakter Lawrence di The Hunger Games.

Yang lain menilai ucapannya terlambat setelah sebelumnya ia pernah membela sahabatnya, Amy Schumer, yang secara terbuka mendukung Israel usai serangan 7 Oktober 2023. 

“Butuh waktu lama, tapi akhirnya dia bicara,” tulis komentar lain.

Ada pula yang menyindir perubahan sikap Lawrence. “Dulu membela Amy, sekarang berbalik arah,” tulis seorang pengguna. Namun, banyak pula yang menganggap pernyataannya penting. 

“Bravo, Jennifer Lawrence. Seruanmu tentang genosida di Gaza menunjukkan hati Hollywood lebih lantang daripada drum perang Netanyahu,” tulis seorang netizen.

Isu Gaza dan Hollywood

Lawrence sebelumnya menandatangani petisi yang ditujukan kepada Perdana Menteri Inggris Keir Starmer agar menghentikan keterlibatan negaranya dalam perang Gaza. Petisi itu menegaskan, “Sejarah sedang ditulis. Dunia menyaksikan. Anak-anak Gaza tidak bisa menunggu lebih lama lagi.”

Pernyataan terbaru Jennifer Lawrence menambah panjang daftar selebritas Hollywood yang angkat suara terkait konflik Palestina–Israel, sebuah isu yang membelah opini publik global hingga kini.

Topik
Komentar

Visited 9 times, 1 visit(s) today