Taklukkan Sprint Race di Sepang, Bagnaia Akhiri Tren Negatif

Taklukkan Sprint Race di Sepang, Bagnaia Akhiri Tren Negatif

Reza Medium.jpeg

Sabtu, 25 Oktober 2025 – 22:30 WIB

Pebalap Ducati Lenovo Team Francesco Bagnaia memacu kecepatan sepeda motornya dalam sesi practice MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (3/10/2025). (Foto: Antara/Aditya Pradana Putra/YU)

Pebalap Ducati Lenovo Team Francesco Bagnaia memacu kecepatan sepeda motornya dalam sesi practice MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (3/10/2025). (Foto: Antara/Aditya Pradana Putra/YU)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pebalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia, memberikan jawaban telak atas performa buruknya di akhir pekan sebelumnya. Di Sirkuit Internasional Sepang, Sabtu (25/10/2025), penunggang kuda besi asal Italia itu tampil perkasa dengan memenangkan Sprint Race MotoGP Malaysia 2025, menandai kebangkitannya.

Bagnaia, yang start dari pole position, langsung mengambil inisiatif di tikungan pertama dan memimpin balapan sejak lampu hijau padam. Ia menyelesaikan lomba sprint dengan catatan waktu 19 menit 53,725 detik, unggul cukup jauh 2,259 detik dari pembalap yang finis di posisi kedua.

Posisi kedua berhasil direbut oleh Alex Marquez dari tim BK8 Gresini Racing. Sementara itu, podium ketiga sempat diramaikan oleh Fermin Aldeguer, namun nasib berkata lain bagi pembalap muda itu.

Usai balapan, Aldeguer dijatuhi hukuman penalti tambahan delapan detik karena tekanan ban yang dinyatakan tidak sesuai dengan regulasi teknis. Keputusan ini langsung mengubah susunan podium.

Dampak penalti tersebut membuat Aldeguer terdepak ke posisi ketujuh. Posisi ketiga akhirnya menjadi hak Pedro Costa dari Red Bull KTM Factory Racing, dengan torehan waktu 19 menit 58,88 detik.

Balapan sendiri berlangsung seru sejak awal. Di lap kedua, terjadi duel sengit antara Alex Marquez dan Pedro Acosta yang saling bersalin posisi untuk merebut tempat kedua di belakang Bagnaia yang sudah mulai menjauh.

Hingga lap keempat, Bagnaia masih bercokol kokoh di puncak dengan keunggulan 1,8 detik dari Alex Marquez. Sementara itu, Marquez sendiri harus bekerja keras menahan tekanan dari Pedro Acosta yang membayangi di belakangnya dengan selisih hanya 0,4 detik.

Kemenangan ini menjadi penyemangat besar bagi Bagnaia. Sebelumnya, ia mengalami akhir pekan yang sulit penuh dengan masalah, mulai dari sesi latihan bebas hingga kualifikasi. Kemenangan dominan di Sepang ini mengirim sinyal kuat bahwa juara dunia tersebut sudah kembali ke performa terbaiknya.
 

Topik
Komentar

Visited 4 times, 1 visit(s) today